
Ilustrasi: Logo halal di restoran, memastikan produk yang dikonsumsi masyarakat telah terpenuhi syarat kehalalannya. (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Kesadaran masyarakat Indonesia terkait produk halal semakin meningkat. Masyarakat rela membayar harga yang lebih mahal untuk mendapatkan produk berlabel halal. Untuk itu, Pemerintah dituntut bisa membuat regulasi yang memudahkan pelaku usaha mengurus produk halal.
Direktur Ihatec Marketing Research Evrin Lutfika menuturkan, pihaknya baru saja melakukan survei mengenai produk halal kepada 1.800 responden. "Jadi ada banyak responden yang bayar lebih mahal untuk produk yang sudah bersertifikat halal," kata Evrin Lutfika di sela Top Halal Award di Jakarta, Rabu malam (8/10).
Menurut dia, meningkatnya kesadaran masyarakat terkait penggunaan produk halal itu harus diimbangi dengan regulasi oleh pemerintah. Khususnya regulasi untuk mempermudah pengurusan sertifikasi halal. Jangan sampai proses pengurusan halal masih ada kerumitan soal administrasi.
Dia mendukung adanya sertifikasi halal gratis untuk pelaku UMKM. Sehingga produk mereka bisa memiliki nilai tambah. Ujungnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat. "Yang tidak kalah penting adalah di sektor hulunya," katanya.
Salah satu tempat belanja retail yang memasang logo halal di Jakarta, Kamis (3/10/2024). (Miftahul Hayat/Dok. Jawa Pos)
Dia mencontohkan saat ini masih belum banyak rumah potong hewan (RPH) yang sudah bersertifikat halal. Padahal keberadaan RPH halal sangat penting. Ketika ayam dipotong di RPH bersertifikat halal, maka produk turunannya lebih mudah untuk dapat sertifikat halal.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan mengapresiasi adanya survei merek atau produk halal itu. Dia menegaskan bahwa penghargaan ini memiliki arti strategis bagi arah industri halal nasional.
"Hari ini kita tidak hanya memberikan penghargaan kepada para penerima, tetapi juga menegaskan arah bahwa halal harus memiliki identitas, kekuatan, sekaligus menjadi daya saing bangsa," katanya.
Menurut Babe Haikal, nama akrabnya, brand halal yang otentik bukan sekadar memenuhi standar, tetapi juga membangun kepercayaan. Kepercayaan itu modal untuk memenangkan pasar, khususnya pasar muslim dunia, dengan menampilkan Indonesia sebagai pusat produsen halal terkemuka. (wan)

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
