
Ilustrasi sperma. (New Scientist)
JawaPos.com - Cairan yang keluar dari kemaluan memiliki beragam jenis. Umat Islam harus mengetahuinya karena memahami hal ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan ibadah.
Tanpa memahaminya, bisa mengakibatkan fatal pada ibadah yang kita laksanakan. Ibadahnya bisa tidak sah apabila ada cairan najis yang keluar dari kemaluan dan kita menggunakan pakaian yang terkena najis untuk tetap melaksanakan ibadah.
Selain air kencing yang sudah mafhum kalau cairan itu adalah najis, ada beberapa jenis cairan lain yang keluar dari kemaluan. Di antaranya berupa air mani atau sperma, madzi, dan wadi.
Untuk memahami dengan lebih komprehensif, berikut penjelasan singkat tentang air mani, madzi, dan wadi:
1. Air Mani atau Sperma
Mayoritas ulama menghukumi air mani atau sperma tidak najis. Oleh sebab itu, pakaian yang terkena air mani akan tetap dapat digunakan untuk melaksanakan ibadah seperti sholat 5 waktu.
Air mani adalah cairan yang dikeluarkan pria saat ejakulasi. Cairan ini mengandung sel sperma, nutrisi, dan berbagai zat yang mendukung perjalanan dan kelangsungan hidup sperma hingga mencapai sel telur.
Secara global, orang memang menganggap sama antara air mani dan air sperma. Namun jika dikupas secara detail, keduanya sebenarnya berbeda.
Sperma merupakan sel reproduksi pria yang mengandung kromosom. Sedangkan air mani adalah cairan yang mengangkut sel sperma dan memberikan nutrisi dan perlindungan.
Ulama memberikan penjelasan untuk air mani dan air sperma untuk membedakannya dengan air madzi dan wadi.
Air mani yang masih basah memiliki bau seperti adonan roti dan tepung. Sedangkan pada saat sudah kering, air mani memiliki aroma seperti telur.
Selain itu, air mani keluarnya muncrat ketika sampai klimaks atau mengalami ejakulasi. Ciri lainnya, air mani menghasilkan kenikmatan pada keluar dan membuat alat kelamin jadi letoy setelahnya. Keluar air mani mengharuskan untuk mandi wajib.
2. Air Madzi
Air madzi adalah cairan bening dan lengket yang keluar dari kemaluan ketika sedang mengalami rangsangan seksual. Orang bisa keluar air madzi ketika berhubungan intim, bercumbu, atau membayangkan aktivitas seksual.
Berbeda dengan air mani, air madzi tidak muncrat ketika keluar dan juga tidak menyebabkan lemas dan letoy pada alat kelamin. Selain itu, air madzi dihukumi para ulama sebagai najis dan pakaian atau benda yang terkena air madzi harus disucikan, dibasuh dengan air.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
