
Photo
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 tak hanya memakan korban jiwa. Tetapi juga menyebabkan gangguan ekonomi dan psikologis karena kebijakan lockdown di berbagai negara. Di India, dua selebriti dikatakan mengalami stres selama masa lockdown dan memutuskan gantung diri hingga tewas. Mereka adalah aktor Manmeet Grewaland dan aktris Preksha Mehta.
Preksha Mehta diketahui tewas gantung diri pada, Selasa (26/5). Seperti negara lain, syuting TV dan film telah ditangguhkan sejak pertengahan Maret untuk membantu mencegah penyebaran virus Korona baru. Kondisi ini telah membuat banyak aktor dan teknisi menganggur seperti dilansir dari Gulf News, Jumat (29/5).
Dalam Story Instagram terakhirnya, Preksha menulis dalam bahasa India Sabse bura hota hai sapno ka mar jaana artinya (Kematian impian Anda adalah hal terburuk). Beberapa posting media sosial terakhirnya juga mengisyaratkan penderitaan mental yang dia alami.
Tubuh Mehta dilaporkan ditemukan tergantung di langit-langit kipas angin saat ditemukan anggota keluarganya. Dia diyakini menderita depresi karena kehilangan pekerjaan yang disebabkan oleh wabah Coronavirus.
Preksha Mehta, 22, terkenal lewat film 'Meri Durga' dan 'Laal Ishq'. Dia juga tampil dalam film Bollywood Akshay Kumar Padman.
Berbicara kepada Times Of India, sepupu Preksha, yang tinggal dekat rumahnya di Indore, mengatakan Preksha adalah gadis yang bersemangat sejak kecil. Tapi belakangan ini dia sangat pendiam.
Pada malam sebelum kematiannya, keluarganya sempat bermain kartu, tetapi Preksha duduk sendirian di tangga rumah. Chachi (ibu Preksha) bertanya apakah dia baik-baik saja, tetapi dia bilang dia baik-baik saja.
Sekitar jam 10 malam Preksha pergi ke kamarnya di lantai atas dan memposting pesan di Instagram-nya. Keesokan paginya ketika Chachi pergi untuk membangunkannya yoga, dia menemukan kamarnya terkunci dan memanggil orang lain untuk membantu membuka pintu. Begitu masuk, mereka menemukan Preksha tergantung dari kipas langit-langit.
Kabarnya, Preksha adalah satu-satunya dari keluarganya yang mengejar karir di industri hiburan. Dia pekerja keras dan mewujudkan mimpinya sendirian.
"Jadi harapannya sangat tinggi,” tambah sepupunya.
Inspektur Polisi Rajeev Bhadoriya, berbagi catatan bunuh diri satu halaman ditemukan di kamar Preksha. Dia menulis tentang bagaimana dia berusaha keras untuk tetap positif sepanjang masa-masa ini tetapi tidak bisa. Tulisan itu berbunyi bahwa dia sangat tertekan karena tidak mendapatkan pekerjaan.
Sebelumnya, aktor India, Manmeet Grewal juga tewas bunuh diri pada 15 Mei 2020. Dia bunuh diri karena krisis keuangan. Aktor TV Manmeet Grewal melakukan bunuh diri, juga dengan cara gantung diri di langit-langit kipas angin. Penyebab bunuh diri adalah kesulitan keuangan karena lockdown.
Tanggapan Psikiater
Covid-19 tidak hanya membawa situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi bisnis dan pemerintah, tetapi juga membawa tekanan mental. Bunuh diri yang dilakukan aktor TV Manmeet Grewaland dan aktris Preksha Mehta menunjukkan betapa brutalnya aksi mereka.
Dalam laman India.com, Jumat (29/5), seorang ahli radiologi dan pakar kesehatan dr. Sunita Dube, menilai orang yang sudah menderita kecemasan atau penyakit mental jenis apa pun adalah paling rentan pada masa ini. Orang yang menderita kecemasan, depresi, atau penyakit mental apa pun biasanya hidup dalam keadaan panik.
"Mereka sudah merasa sangat sulit untuk berkegiatan secara normal setiap hari. Covid-19 telah menciptakan kekacauan dalam kehidupan setiap orang dan orang yang sudah menderita penyakit mental adalah yang paling rentan dalam masa-masa ini. Ini bisa menjadi masa yang sulit bagi kita semua," kata dr. Sunita Dube.
Seorang psikiater dr. Harish Shetty, menilai kedua aktor ini dilaporkan mengalami depresi dan khawatir kehilangan pekerjaan selama lockdown dan pasca periode Covid-19. Para seniman memiliki alam semesta yang sama menghadapi pandemi ini.
"Saya tidak percaya bahwa insiden bunuh diri lebih tinggi di antara seniman daripada yang lain. Namun sangat menyedihkan dan saya menyerukan kepada para raksasa di industri untuk membentuk kelompok federal yang longgar untuk membantu seniman dalam kesusahan. Ini bukan soal uang saja tetapi alat untuk mengelola krisis dan kesehatan mental," jelas dr. Harish Shetty.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=pnPUTkaPP0Q
https://www.youtube.com/watch?v=ZpYKue5eIAE
https://www.youtube.com/watch?v=XsvwSQxVGJI

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
