Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2026 | 00.37 WIB

Serangan Houthi Bukan Sekadar Ganggu Bandara, Jalur Dagang Dunia Ikut Terancam

Segumpal asap hitam besar membumbung dari area penyimpanan bahan bakar di King Khalid International Airport di Riyadh, Arab Saudi, pada 19 September 2026. (Reuters). - Image

Segumpal asap hitam besar membumbung dari area penyimpanan bahan bakar di King Khalid International Airport di Riyadh, Arab Saudi, pada 19 September 2026. (Reuters).

JawaPos.com - Rangkaian serangan Houthi ke fasilitas strategis Arab Saudi mulai menimbulkan ancaman yang lebih luas daripada sekadar gangguan penerbangan. 

Eskalasi konflik di Yaman berpotensi mengganggu jalur perdagangan global di Laut Merah, terutama kawasan Bab el-Mandeb yang menjadi salah satu pintu penting bagi lalu lintas kapal internasional.

Houthi pada Kamis (8/10) mengklaim menargetkan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menggunakan rudal balistik. Belum ada konfirmasi langsung dari Arab Saudi mengenai dampak serangan terbaru tersebut, termasuk kerusakan maupun korban.

Namun, serangkaian serangan sebelumnya telah menewaskan dan melukai warga sipil serta menyebabkan penerbangan di sejumlah bandara Saudi mengalami keterlambatan.

Di tengah situasi tersebut, perhatian kini tidak hanya tertuju pada keamanan bandara. Pertanyaan yang lebih besar adalah seberapa jauh eskalasi perang Yaman dapat mengganggu jalur pelayaran yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.

Bab el-Mandeb Jadi Titik Rawan Baru

Bab el-Mandeb merupakan selat strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Jalur ini menjadi akses penting kapal yang bergerak antara Eropa dan Asia melalui Terusan Suez.

Sekitar 12 persen perdagangan global melintasi kawasan tersebut. Karena itu, meningkatnya aktivitas militer di sekitar Bab el-Mandeb dapat memberikan dampak jauh di luar wilayah Yaman dan Arab Saudi.

Risiko tersebut semakin besar karena jalur pelayaran di kawasan lain, terutama Selat Hormuz, juga sedang menghadapi gangguan akibat perang Iran.

Editor: Sabik Aji Taufan
Sumber: euronews
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore