Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Agustus 2026 | 06.19 WIB

Prince Harry Tinggalkan African Parks di Tengah Skandal Dugaan Pelanggaran HAM

Pangeran Harry mundur dari dewan African Parks di tengah kontroversi pelanggaran HAM yang melibatkan para penjaga organisasi tersebut / Foto: (The Guardian) - Image

Pangeran Harry mundur dari dewan African Parks di tengah kontroversi pelanggaran HAM yang melibatkan para penjaga organisasi tersebut / Foto: (The Guardian)

JawaPos.com — Pangeran Harry mundur dari jajaran dewan organisasi konservasi satwa liar African Parks di tengah kontroversi dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan penjaga taman di Republik Kongo. Meski tidak lagi menjadi anggota dewan, Duke of Sussex itu disebut masih mendukung misi konservasi African Parks.

Dilansir dari The Guardian, Rabu (26/8/2026), keputusan tersebut dikonfirmasi juru bicara Harry. African Parks sebelumnya mengakui adanya pelanggaran HAM yang dilakukan sejumlah penjaganya di Taman Nasional Odzala-Kokoua, setelah penyelidikan independen atas tuduhan dari masyarakat Baka.

Kontroversi mencuat setelah laporan Mail on Sunday pada 2024 mengungkap tuduhan anggota komunitas Baka. Mereka menuduh penjaga African Parks melakukan pemukulan, penyiksaan dengan metode waterboarding, hingga pemerkosaan terhadap warga yang berusaha mengakses hutan leluhur mereka. Kawasan tersebut kini berada dalam wilayah konservasi yang dikelola African Parks.

Setelah tinjauan independen, African Parks mengakui bahwa pelanggaran HAM memang terjadi dan menyatakan telah memperkuat mekanisme perlindungan di tingkat taman maupun organisasi. Lembaga hak masyarakat adat Survival International sebelumnya mendesak Harry meninggalkan dewan organisasi tersebut.

Caroline Pearce, direktur eksekutif Survival International, menilai mundurnya Harry tidak menghapus persoalan yang telah berlangsung. Ia menyebut keterlibatan Harry selama satu dekade dengan African Parks sebagai sesuatu yang “keterlaluan” dan mendesak organisasi tersebut bertanggung jawab serta meninggalkan model konservasi yang disebutnya sebagai konservasi benteng.

Namun, juru bicara Harry menegaskan dukungan sang pangeran terhadap konservasi Afrika tidak berubah. “Duke bangga atas 10 tahun keterlibatannya bersama African Parks dan sepenuhnya mendukung penguatan dewan organisasi yang sedang berlangsung,” kata juru bicaranya. Ia juga menegaskan komitmen Harry terhadap konservasi Afrika dan misi African Parks tetap berlanjut.

Harry pertama kali terlibat dengan African Parks pada Juli 2016 ketika mendukung salah satu pemindahan gajah terbesar dalam sejarah di Malawi. Ia kemudian menjadi presiden organisasi selama enam tahun sebelum bergabung dengan dewan direksi pada 2023. African Parks menyampaikan “rasa terima kasih yang mendalam” atas kontribusinya selama 10 tahun.

Organisasi yang berdiri 26 tahun lalu itu kini mengelola lebih dari 20 juta hektare kawasan konservasi melalui kemitraan dengan 13 pemerintah Afrika dan ratusan komunitas lokal. African Parks menyebut Harry telah membantu meningkatkan perhatian global terhadap perlindungan keanekaragaman hayati dan filantropi untuk konservasi.

Pengunduran diri tersebut terjadi ketika Harry dan istrinya, Meghan Markle, bersiap kembali ke Inggris dari California bersama dua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet. Keduanya disebut merencanakan tinggal lebih lama di Inggris dan anak-anak mereka telah terdaftar di sekolah, meski durasi kepulangan belum dipastikan. 

Di tengah kepindahan itu, Meghan juga dikabarkan mengejar peran akting baru, termasuk sempat dikaitkan dengan serial Netflix The Gentlemen, meski laporan berikutnya menyebut kesepakatan tersebut batal.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore