
Ilustrasi pelayaran di Selat Hormuz (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kompak melemah pada perdagangan Rabu (25/8) pagi seiringdipicu harapan baru bahwa Selat Hormuz dapat kembali dibuka.
Kondisi tersebut terjadi setelah Iran menyatakan telah melanjutkan pembicaraan dengan investor menilai dampak sanksi sekunder AS yang lebih keras terhadap Irannegara tetangganya, Oman, terkait pengelolaan jalur perairan strategis tersebut.
Melansir Investing pada pukul 08:54 WIB, kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,27 poin atau 0,33 persen ke level 85,49 dollar per barel atau turun hingga 5 dollar jika dibandingkan dengan perdagangan jumat (21/8) pagi sebesar 90,57 dollar per barel.
Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 1,80 poin atau 2,20 persen ke level 80,57 dollar per barel atau turun jika dibandingkan dengan perdagangan sehari sebelumnya sebesar 85,16 dollar per barel.
Analis Fujitomi Securities, Mitsuru Muraishi, mengatakan pasar terus bereaksi terhadap perkembangan seputar navigasi melalui Selat Hormuz, dan harapan akan kemajuan pembicaraan antara Iran dan Oman telah memicu aksi jual.
“Meski demikian, ketidakpastian terhadap prospek ke depan telah mendorong aksi beli pada harga rendah sehingga membatasi pelemahan lebih lanjut. Harga kemungkinan akan tetap bergerak dalam rentang tertentu untuk sementara waktu,” ujar Mitsuru dilansir Reuters, Rabu (26/8).
Iran mengatakan telah memulai kembali pembicaraan dengan Oman untuk mengelola Selat Hormuz di tengah meningkatnya tekanan ekonomi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Iran dan Oman telah melakukan pembicaraan yang berlangsung putus-sambung selama beberapa pekan terkait pengendalian lalu lintas di jalur perairan tersebut. Sebelum perang dimulai pada Februari, Selat Hormuz menjadi jalur bagi sekitar seperlima pengiriman minyak dan gas alam cair global.
Kedua negara pada Selasa menyatakan telah membahas “koridor navigasi sementara bersama” melalui selat tersebut dan sepakat untuk membersihkannya dari ranjau.
Di tengah ketegangan yang masih berlangsung, Amerika Serikat mulai mengirim kembali personel ke sejumlah misi diplomatik di Timur Tengah yang sebelumnya dievakuasi atau mengurangi operasinya akibat meningkatnya ketegangan dengan Iran, menurut dua sumber yang mengetahui persoalan tersebut kepada Reuters.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Real Betis di Liga Spanyol: Tuan Rumah Kesulitan Menang!
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs NEC Nijmegen di Kualifikasi Liga Champions: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor LASK Linz vs Celtic di Kualifikasi Liga Champions: Kans Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Sabah vs Hapoel Be'er Sheva di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
