Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Agustus 2026 | 21.22 WIB

Korea Selatan Cemas Setelah Donald Trump Kurangi Latihan Militer di Tengah Ketegangan Konflik Iran

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (The Guardian) - Image

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (The Guardian)

JawaPos.com – Kekhawatiran melanda Korea Selatan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan Pentagon mengurangi secara signifikan latihan militer gabungan dengan Seoul, di tengah ketegangan terkait perang Iran.

Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Kamis (20/8), Keputusan tersebut diumumkan secara mendadak melalui media sosial dan dikaitkan dengan penolakan Korea Selatan untuk terlibat dalam upaya Amerika Serikat menghadapi Iran.

Dalam hal ini memunculkan kekhawatiran terhadap keandalan komitmen keamanan Washington. Latihan Ulchi Freedom Shield yang semula berlangsung 11 hari akhirnya dipersingkat menjadi lima hari, dengan sejumlah kegiatan lapangan turut dikurangi.

Perkembangan tersebut kembali memunculkan keraguan mengenai aliansi Amerika Serikat dan Korea Selatan yang telah menjadi fondasi keamanan Seoul selama puluhan tahun.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung berupaya meredakan kekhawatiran dengan menegaskan pentingnya aliansi kedua negara sekaligus mendorong penguatan kemampuan pertahanan mandiri Korea Selatan.

Di sisi lain, keputusan Trump memicu perdebatan di Seoul mengenai kebijakan terhadap perang Iran serta kemungkinan perlunya mengurangi ketergantungan negara tersebut terhadap jaminan keamanan Amerika Serikat.

Sejumlah pengamat menilai perubahan kebijakan Washington dapat memengaruhi tingkat kepercayaan Korea Selatan terhadap Amerika Serikat, terutama jika keputusan strategis terkait keamanan kembali disampaikan secara sepihak.

Situasi tersebut juga menghidupkan kembali perdebatan mengenai kemampuan pertahanan mandiri Korea Selatan, termasuk pembahasan sensitif mengenai kemungkinan pengembangan senjata nuklir sendiri.

Meski demikian, para analis mengingatkan Seoul agar tidak bereaksi berlebihan dan tetap mempertahankan kerja sama dengan Washington sambil memperkuat kemampuan pertahanannya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore