Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Agustus 2026 | 06.37 WIB

6 Fakta Trump Batalkan Serangan Besar ke Iran, Bukti AS Kehabisan Amunisi

Ilustrasi 4 tentara AS tewas dalam sepekan menyusul serangan balasan Iran ke markas militer AS di Timur Tengah. (ABC News) - Image

Ilustrasi 4 tentara AS tewas dalam sepekan menyusul serangan balasan Iran ke markas militer AS di Timur Tengah. (ABC News)

JawaPos.com - Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana serangan berskala besar terhadap Iran, disebut bukan semata-mata pertimbangan politik atau diplomatik.

Salah satu faktor yang ikut memengaruhi keputtusan itu adalah semakin menipisnya persediaan amunisi strategis militer AS.

Laporan terbaru dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) mengungkap perang melawan Iran telah menguras stok rudal pertahanan udara dan senjata serang jarak jauh milik Amerika Serikat.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran Pentagon, karena persenjataan yang sama juga akan dibutuhkan jika sewaktu-waktu terjadi konflik dengan Tiongkok, Rusia, maupun Korea Utara.

Berikut enam fakta yang menjelaskan mengapa stok amunisi Amerika Serikat menipis dan menjadi pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan pemerintahan Trump.

1. Perang melawan Iran menguras stok rudal strategis AS

Perang melawan Iran menjadi penyebab paling nyata berkurangnya persediaan amunisi Amerika Serikat.

Menurut analisis CSIS, militer AS telah menggunakan sekitar separuh stok awal rudal Patriot, THAAD, dan Precision Strike Missile (PrSM).

Selain itu, sekitar sepertiga persediaan rudal jelajah Tomahawk, JASSM, serta rudal SM-2, SM-3, dan SM-6 juga telah digunakan selama operasi militer.

Meski jumlah tersebut dinilai masih cukup untuk menghadapi konflik dengan Iran, CSIS mengingatkan ancaman sebenarnya muncul apabila Amerika harus menghadapi perang lain dalam waktu berdekatan. Terutama melawan Tiongkok di kawasan Indo Pasifik.

Lembaga itu juga menilai operasi militer terhadap Iran memperparah persoalan stok amunisi yang sebenarnya sudah menjadi perhatian sejak beberapa tahun terakhir.

Editor: Bayu Putra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore