
Pemandangan udara dari petugas penyelamat yang melakukan pencarian dan penyelamatan di Aeon Mall. (Kyodo/via Reuters)
JawaPos.com - Gempa berkekuatan magnitudo (M) 7,1 yang mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang barat daya, tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga melumpuhkan berbagai layanan publik, aktivitas industri, hingga transportasi.
Puluhan ribu rumah kehilangan pasokan listrik dan air bersih, sementara rumah sakit kewalahan menangani korban. Hingga Rabu (29/7), pemerintah Kumamoto mencatat sekitar 34.900 rumah masih mengalami pemadaman listrik dan sekitar 15.000 rumah tidak mendapatkan pasokan air bersih.
Akibat kondisi tersebut, lebih dari 8.800 warga mengungsi ke lebih dari 400 tempat penampungan yang kini mulai dilengkapi sumber listrik tambahan untuk mengoperasikan pendingin ruangan di tengah cuaca panas.
Dampak gempa juga dirasakan sektor kesehatan. Sejumlah rumah sakit dipenuhi pasien luka-luka, bahkan beberapa fasilitas kesehatan tidak lagi mampu menerima pasien baru. Salah satu rumah sakit di Kota Uki yang berada dekat pusat gempa dilaporkan tidak dapat beroperasi karena kehilangan aliran listrik.
Sementara itu, rumah sakit lain di kota yang sama menghentikan penerimaan pasien setelah menangani 86 korban, termasuk tiga pasien dengan luka serius, sehingga kapasitas layanan darurat telah mencapai batas maksimal.
Gangguan juga meluas ke sektor transportasi. Operator kereta cepat melaporkan sejumlah penumpang mengalami luka ketika gempa terjadi. Di sisi lain, jalan raya mengalami kerusakan cukup parah dengan retakan besar yang menghambat arus lalu lintas.
Baca Juga:Ketua SEC Paul Atkins Dukung RUU Kripto AS, Dorong Kongres Segera Sahkan Crypto Clarity Act
Salah satu kerusakan paling mencolok terjadi di Aeon Mall Kashima. Ledakan gas setelah gempa merobohkan sebagian bangunan yang menampung sekitar 200 toko. Reruntuhan beton dan rangka baja berserakan di lokasi.
Seorang saksi mata Kazuya Tsurunaga mengatakan, mendengar ledakan besar ketika sedang membersihkan sebuah pub sekitar 300 meter dari lokasi.
"Itu adalah dampak yang sangat besar. Awan asap besar mengepul, dan karena angin kebetulan bertiup dan arah angin menuju toko, daerah di sekitar kami dalam keadaan seperti abu vulkanik jatuh," kata dia kepada TBS.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
