Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Juli 2026 | 21.35 WIB

Pakistan dan Qatar Tingkatkan Upaya Mediasi di Tengah jeda Perang AS-Iran

JD Vance bertemu delegasi Pakistan menjelang dimulainya perundingan Amerika Serikat-Iran di Swiss yang dimediasi Qatar dan Pakistan (The Guardian) - Image

JD Vance bertemu delegasi Pakistan menjelang dimulainya perundingan Amerika Serikat-Iran di Swiss yang dimediasi Qatar dan Pakistan (The Guardian)

JawaPos.com - Tidak ada laporan serangan baru dari Amerika Serikat maupun Iran untuk malam kedua berturut-turut. Hal ini dimanfaatkan Pakistan dan Qatar meningkatkan upaya mediasi guna mendorong deeskalasi konflik antara Washington dan Teheran.

Berdasarkan pemantauan Anadolu, tidak ada ledakan maupun serangan udara AS yang dilaporkan terjadi di wilayah Iran hingga Minggu dini hari, di mana malam sebelumnya juga berlalu tanpa serangan.

Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM) jeda tersebut terjadi setelah hampir dua pekan serangan Amerika Serikat yang menyasar infrastruktur militer, sistem pengawasan pesisir, fasilitas rudal dan pesawat nirawak, aset angkatan laut, serta pusat logistik Iran.

Sumber pemerintah Pakistan mengatakan kepada Anadolu bahwa Islamabad dan Doha kini mengintensifkan pertukaran pesan antara Amerika Serikat dan Iran.

Langkah itu dilakukan setelah kedua pihak menyampaikan tanggapan mereka terhadap formula bersama yang diajukan mediator untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama beberapa bulan.

Juru bicara militer Iran Amir Mohammad Akraminia mengatakan strategi Teheran didasarkan pada prinsip "penangkalan melalui pembalasan", sehingga respons militer Iran bergantung pada tindakan Amerika Serikat.

"Dalam dua malam terakhir, Amerika menghentikan serangannya, sehingga operasi balasan Iran juga ikut berhenti," kata Akraminia seperti dikutip media Iran.

Ia menegaskan penghentian operasi militer Iran merupakan respons terhadap dihentikannya serangan AS, bukan karena tercapainya deeskalasi yang lebih luas.

Kementerian Kesehatan Iran pada Kamis melaporkan sedikitnya 57 orang tewas dan 629 lainnya terluka akibat gelombang terbaru serangan Amerika Serikat.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore