
Ilustrasi Paus Bungkuk. (NOAA Fisheries)
JawaPos.com - Konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran kini memunculkan tidak hanya bagi kelangsungan manusia di sekitarnya, melainkan juga hewan, termasuk mamalia laut.
Perang ini membawa ancaman baru bagi paus bungkuk (humpback whale) yang populasinya baru pulih setelah puluhan tahun dilindungi dari perburuan.
Perang yang memicu gangguan keamanan di Timur Tengah membuat jalur pelayaran internasional bergeser mengitari Afrika Selatan.
Kondisi ini meningkatkan risiko tabrakan kapal dengan mamalia laut raksasa tersebut.
Baca Juga:Houthi Serang Arab Saudi dengan Rudal, Konflik Timur Tengah Meluas di Tengah Ancaman Perang Iran-AS
Ironisnya, ancaman itu muncul ketika para ilmuwan baru saja mencatat salah satu tanda paling jelas keberhasilan konservasi paus.
Hampir 300 paus bungkuk terlihat berkumpul dalam satu kelompok raksasa atau supergroup di lepas pantai barat Afrika Selatan, sebuah fenomena yang diyakini menjadi yang terbesar yang pernah terdokumentasi.
"Kami segera menyadari ada beberapa ratus paus berkumpul di satu area," kata fotografer satwa liar Chris Fallows, yang telah mengamati kehidupan laut selama lebih dari 35 tahun. "Itu luar biasa," ujar Fallows dikutip dari WSPA.
Ia menggambarkan semburan napas paus yang muncul bersamaan seperti 'cakrawala gedung-gedung Manhattan'.
Chris dan istrinya, Monique Fallows, mendokumentasikan 299 paus bungkuk dengan metode identifikasi melalui bentuk ekor (fluke), yang memiliki pola unik pada setiap individu.
Data tersebut kemudian diverifikasi oleh organisasi Happywhale. Koordinator Happywhale untuk Afrika, Alex Vogel, menyebut temuan itu kemungkinan merupakan kelompok paus bungkuk terbesar yang pernah tercatat.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
