Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Juli 2026 | 01.53 WIB

IRGC Hancurkan Sisa Pusat Data Amazon di Bahrain, Sebut Digunakan Dukung Operasi Militer AS

Ilustrasi rudal Iran serang pangkalan militer AS di negara teluk. (AFP via Al-Jazeera) - Image

Ilustrasi rudal Iran serang pangkalan militer AS di negara teluk. (AFP via Al-Jazeera)

JawaPos.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menghancurkan sisa infrastruktur pusat data Amazon di Bahrain dalam gelombang ke-27 Operasi Nasr-2.

Menurut IRGC, fasilitas tersebut berperan dalam mendukung pemrosesan data dan intelijen bagi militer Amerika Serikat (AS), sehingga menjadi sasaran serangan balasan Iran.

Klaim itu disampaikan IRGC melalui pernyataan resmi pada Jumat (24/7) waktu setempat. Dalam keterangannya, IRGC menyebut pasukannya berhasil menghancurkan bangunan terakhir dari fasilitas yang sebelumnya telah diserang dalam operasi terdahulu.

"Pasukan IRGC menargetkan dan menghancurkan bangunan yang tersisa dari fasilitas tersebut sebagai penyelesaian operasi sebelumnya terhadap pusat data milik perusahaan Amerika itu," demikian bunyi pernyataan IRGC dikutip dari Tasnim News.

IRGC menegaskan fasilitas Amazon tersebut memiliki peran penting dalam memproses dan memasok informasi intelijen kepada militer AS. Kelompok itu juga memperingatkan bahwa operasi yang mereka sebut sebagai aksi hukuman terhadap target-target Amerika akan terus berlanjut.

Serangan terbaru ini merupakan kelanjutan dari operasi IRGC pada gelombang ke-24 Operasi Nasr-2 yang dilakukan pada 21 Juli. Saat itu, IRGC mengklaim telah menyerang infrastruktur data Amazon di Bahrain yang diidentifikasi sebagai wilayah cloud Amazon Web Services (AWS) Bahrain Region.

Menurut IRGC, pusat data tersebut merupakan salah satu pusat utama pemrosesan dan pertukaran informasi yang mendukung aktivitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataannya, IRGC juga menyebut fasilitas tersebut digunakan untuk memproses serta bertukar data militer bagi pasukan Amerika. Infrastruktur cloud itu diklaim menjadi bagian dari sistem komputasi yang mendukung operasi Pentagon melalui program Joint Warfighting Cloud Capability (JWCC).

IRGC menyatakan rangkaian serangan terhadap infrastruktur yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dilakukan sebagai respons atas berlanjutnya aksi militer AS terhadap wilayah Iran.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore