
unesco ke 48 di busan (x @tang_kira)
JawaPos.com - Korea Selatan mencatat sejarah baru dengan menjadi tuan rumah Sidang Komite Warisan Dunia UNESCO ke-48 untuk pertama kalinya sejak bergabung dalam Konvensi Warisan Dunia pada 1988.
Acara bergengsi tersebut dibuka di BEXCO, Busan, dan mempertemukan delegasi dari berbagai negara untuk membahas masa depan pelestarian warisan budaya dan alam dunia.
Menurut laporan The Chosun, komite Warisan Dunia merupakan badan pengambil keputusan tertinggi UNESCO di bidang Warisan Dunia.
Beranggotakan 21 negara yang dipilih dari 196 negara peserta konvensi, sidang tahun ini berlangsung hingga 29 Juli dengan agenda utama membahas 33 usulan, yang terdiri atas 30 nominasi baru serta tiga usulan perluasan atau perubahan situs Warisan Dunia.
Salah satu agenda penting bagi Korea Selatan adalah usulan perluasan situs Korea's Tidal Flats dengan menambahkan kawasan pasang surut di Seosan, Goheung, Yeosu, dan Muan, yang sebelumnya telah memperoleh rekomendasi positif dari badan penasihat UNESCO.
Komite juga mengevaluasi kondisi pelestarian 147 situs Warisan Dunia. Isu internasional turut menjadi perhatian, termasuk pencalonan situs Asuka-Fujiwara Ancient Capitals and Related Properties dari Jepang, kompleks Xiongnu Burial Mounds dari Mongolia, serta karya arsitektur Alvar Aalto Oeuvre dari Finlandia.
Di sisi lain, UNESCO kembali menyoroti Jepang terkait komitmennya dalam mengakui sejarah kerja paksa warga Korea di Tambang Sado, sekaligus membahas tantangan pelestarian kawasan bersejarah seperti Tower of London di Inggris dan Historic Centre of Salzburg di Austria.
Upacara pembukaan dihadiri Presiden Lee Jae Myung, Sekretaris Jenderal UNESCO Khaled El-Enaani, Kepala Korea Heritage Service Huh Min, serta sejumlah pejabat dan delegasi internasional.
Dalam pidatonya, Presiden Lee menegaskan bahwa penyelenggaraan sidang ini menjadi momentum penting bagi Korea Selatan untuk memperkuat kontribusi terhadap pelestarian warisan dunia dan mendorong perdamaian global melalui kekuatan budaya.
Acara pembukaan juga dimeriahkan pertunjukan bertema "A Roof Embracing the Sky, Resonance Connecting Generations", Diawali atraksi penjaga Istana Gyeongbokgung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022