
Serangan terbaru AS dekat RS Kanker Anak di Iran. (CENTCOM)
JawaPos.com - Serangan udara Amerika Serikat (AS) di wilayah barat daya Iran memicu kepanikan di sebuah rumah sakit kanker anak. Sebanyak 211 pasien, termasuk anak-anak yang sedang menjalani kemoterapi, terpaksa dievakuasi setelah ledakan terjadi di sekitar Rumah Sakit Shahid Baghaei di Kota Ahvaz, Provinsi Khuzestan.
Meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, serangan yang menghantam area di sekitar rumah sakit membuat layanan medis di fasilitas tersebut dihentikan sementara. Para pasien dievakuasi ke rumah sakit lain demi menjaga keselamatan mereka.
Seorang staf rumah sakit menggambarkan suasana mencekam saat ledakan terjadi.
"Sebagian orang menggendong anak-anak mereka, sebagian masih membawa infus di tangan, dan sebagian lagi berada di kursi roda. Semua orang berlarian keluar," ujar staf tersebut kepada Al Jazeera.
Kondisi itu menunjukkan kepanikan yang dialami pasien, keluarga, serta tenaga medis ketika gelombang kejut dari ledakan mengguncang kawasan rumah sakit.
Kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan bahwa Rumah Sakit Shahid Baghaei untuk sementara tidak lagi beroperasi setelah serangan udara AS terjadi di sekitar fasilitas tersebut.
Menurut IRNA, keputusan mengevakuasi seluruh pasien dilakukan sebagai langkah darurat untuk melindungi nyawa mereka.
"Evakuasi dilakukan untuk melindungi keselamatan pasien," tulis IRNA.
Sebanyak 211 pasien, termasuk anak-anak penderita kanker yang sedang menjalani perawatan intensif seperti kemoterapi, dipindahkan ke sejumlah fasilitas kesehatan lain di wilayah tersebut.
Hingga laporan terakhir, otoritas Iran menyatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat insiden tersebut.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
