
Ilustrasi situasi perairan di Selat Hormuz. (Reuters).
JawaPos.com - Amerika Serikat (AS) kembali memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, memicu ancaman keras dari Teheran yang menyatakan siap menghentikan seluruh ekspor minyak dan gas dari kawasan Timur Tengah.
Jika ancaman itu terealisasi, pasokan energi global berpotensi terganggu karena sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas dunia melintasi Selat Hormuz.
Pernyataan tersebut disampaikan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Rabu (15/7) waktu setempat, setelah Washington kembali menerapkan blokade sebagai respons atas serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz.
"Ekspor minyak dan gas dari wilayah tersebut akan dilakukan untuk semua orang atau tidak untuk siapa pun," tegas Garda Revolusi Iran dikutip dari AP News.
Ancaman tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali memicu aksi saling serang di Timur Tengah. Militer AS mengonfirmasi telah melancarkan serangan baru selama sekitar tujuh jam dengan menargetkan puluhan lokasi di Iran bersamaan dengan pemberlakuan kembali blokade.
Di pihak Iran, Kementerian Kesehatan melaporkan lebih dari 260 orang terluka akibat serangan semalam. Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, menyampaikan angka korban tersebut tanpa merinci jumlah korban meninggal dunia.
Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani mengatakan lebih dari 30 orang telah tewas dalam beberapa hari terakhir akibat rentetan serangan yang terus berlangsung.
Blokade pelabuhan Iran sebelumnya diberlakukan Amerika Serikat pada pertengahan April, lalu dicabut pada pertengahan Juni setelah kedua negara menyepakati perjanjian sementara yang membuka masa negosiasi selama 60 hari, termasuk terkait program nuklir Iran.
Namun, pembicaraan tersebut gagal menunjukkan kemajuan seiring memanasnya konflik di Selat Hormuz.
Sebelum blokade kembali diterapkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengumumkan rencana mengenakan tarif sebesar 20 persen terhadap kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
