Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Juli 2026 | 05.19 WIB

Indonesia Minta AS dan Iran Hentikan Serangan di Selat Hormuz

Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono berbicara kepada wartawan di Jakarta pada hari Selasa (14 Juli 2026). (ANTARA/Nabil Ihsan). - Image

Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono berbicara kepada wartawan di Jakarta pada hari Selasa (14 Juli 2026). (ANTARA/Nabil Ihsan).

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran segera menghentikan aksi saling serang di kawasan Selat Hormuz serta tetap mematuhi Memorandum of Understanding (MoU) perdamaian yang ditandatangani di Islamabad bulan lalu.

Indonesia menilai konflik yang kembali memanas berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi global, termasuk berdampak langsung terhadap masyarakat Indonesia.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan sikap Indonesia tidak berubah, yakni mendorong penyelesaian damai dan mengakhiri seluruh bentuk serangan di kawasan Teluk.

"MoU ditandatangani kemarin dan kami berharap kedua belah pihak akan terus menghormatinya," ujar Sugiono usai menghadiri pertemuan Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC) Indonesia-Vietnam ke-6 di Jakarta, Selasa (14/7) dikutip dari ANTARA.

Menurut Sugiono, stabilitas di kawasan Teluk merupakan kepentingan penting bagi Indonesia. Konflik berkepanjangan di Selat Hormuz dikhawatirkan memicu gangguan perdagangan internasional, lonjakan harga energi, hingga tekanan terhadap perekonomian nasional.

"Posisi kami tetap tidak berubah. Kami ingin situasi di sana kembali stabil, perdamaian tercapai, dan serangan segera dihentikan," kata Sugiono.

Konflik Kembali Memanas Meski Sudah Ada Kesepakatan Damai

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat meski kedua negara sebelumnya menandatangani MoU Perdamaian Islamabad pada 17 Juni.

Konflik kembali pecah pada 7 Juli setelah muncul perselisihan terkait aktivitas kapal dagang di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu urat nadi distribusi minyak dunia.

Sejak saat itu, Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah target milik Iran. Sebagai balasan, Teheran menyerang berbagai aset militer AS di beberapa lokasi di kawasan Teluk.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore