
Orang-orang mencari korban di tengah reruntuhan bangunan yang hancur saat upaya penyelamatan terus berlanjut di Catia La Mar di La Guaira, Venezuela. (Edilzon Gamez/Getty Images)
JawaPos.com - Tim penyelamat terus berpacu dengan waktu untuk menemukan korban selamat setelah dua gempa bumi berkekuatan besar mengguncang Venezuela. Hingga tiga hari pascabencana, sedikitnya 1.430 orang dipastikan meninggal dunia, sementara lebih dari 51 ribu lainnya masih dilaporkan hilang.
Seperti dilansir dari Al Jazeera, dua gempa yang terjadi pada Rabu (24/6) itu masing-masing berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5, memicu kerusakan masif di wilayah pesisir, terutama di sekitar La Guaira.
Memasuki Jumat (26/6) malam, pemerintah mulai memperketat akses menuju kawasan terdampak. Langkah tersebut diambil setelah kepadatan lalu lintas dinilai menghambat proses evakuasi dan pencarian korban.
Di tengah keterbatasan personel penyelamat, banyak warga memilih melakukan pencarian secara mandiri. Mereka menggali reruntuhan bangunan dengan tangan kosong demi menemukan anggota keluarga maupun tetangga yang diduga masih tertimbun.
Sejumlah organisasi kemanusiaan mengingatkan bahwa peluang menemukan korban dalam kondisi hidup semakin kecil karena batas waktu kritis selama 72 jam terus berjalan.
Pemerintah Venezuela menyatakan siapa pun yang hendak memasuki wilayah sekitar La Guaira kini diwajibkan memperoleh izin resmi. Namun, hingga kini belum dijelaskan secara rinci siapa saja yang diperbolehkan masuk.
Meski pemerintah menampilkan operasi penyelamatan dalam skala besar, sejumlah warga mengaku kehadiran tim penyelamat negara di lokasi yang paling terdampak masih sangat terbatas.
“Setiap orang yang diselamatkan adalah sebuah keajaiban. Kami tidak akan menyembunyikan apa pun tentang besarnya tragedi ini,” kata Jorge Rodriguez, presiden Majelis Nasional.
Di sisi lain, aparat pemerintah terus menyalurkan bantuan berupa makanan dan air bersih kepada para penyintas di La Guaira. Pejabat Presiden Delcy Rodriguez menegaskan seluruh kemampuan negara tengah dikerahkan untuk memaksimalkan penyelamatan pada masa-masa paling menentukan.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
