
Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir yang terlihat memasuki Masjid Al-Aqsa dengan pengawalan dari kelompok kanan Israel. (middleeasteye.net)
JawaPos.com - Kesepakatan yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Iran langsung memicu gelombang penolakan dari kalangan politik Israel.
Salah satu kritik paling keras datang dari Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir yang menegaskan bahwa perjanjian tersebut tidak mengikat negaranya. Pernyataan Ben-Gvir menunjukkan potensi munculnya perbedaan sikap antara Washington dan Tel Aviv terkait arah kebijakan keamanan di kawasan Timur Tengah.
Meski AS mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Teheran, pemerintah Israel menegaskan tetap akan menentukan langkahnya sendiri berdasarkan kepentingan keamanan nasional.
"Israel tidak berada di bawah Amerika Serikat. Israel adalah negara yang merdeka dan berdaulat, dan setiap kesepakatan yang dicapai Trump tidak mengikat kami. Kami berkomitmen pertama dan terutama untuk melindungi warga negara dan tentara kami," kata Ben-Gvir seperti dikutip media berbahasa Ibrani.
Pernyataan tersebut muncul tak lama setelah Trump mengumumkan adanya kesepakatan dengan Iran pada Senin dini hari.
Pengumuman itu memicu reaksi beragam di Israel, terutama dari kelompok politik sayap kanan yang selama ini menilai pendekatan terhadap Iran harus tetap mengedepankan tekanan dan kekuatan militer.
Ben-Gvir bahkan menegaskan bahwa pemerintah Israel tidak terlibat dalam penyusunan kesepakatan tersebut. Menurutnya, perjanjian yang dicapai Washington tidak mempertimbangkan kepentingan keamanan Israel secara memadai.
Menteri dari kubu kanan jauh itu menilai Tel Aviv tidak memiliki kewajiban untuk mematuhi ketentuan apa pun yang terdapat dalam kesepakatan tersebut.
Selain menolak keterikatan terhadap perjanjian AS-Iran, Ben-Gvir juga menegaskan bahwa Israel tidak akan mengurangi target militernya di kawasan.
"Kami tidak dapat menerima apa pun selain pembubaran Hizbullah, dan kami juga tidak dapat menyerahkan wilayah mana pun yang telah kami kuasai," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022