
Menlu Iran Abbas Araghchi. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menegaskan, pihaknya memandang Israel terikat sebagai pihak dalam kesepakatan perdamaian dengan Amerika Serikat, sebagaimana gerakan Syiah Hizbullah.
"Saya ingin menekankan poin penting: Dari perspektif kami, satu pihak dalam memorandum ini adalah Amerika Serikat dan Israel, pada pihak lain yaitu Iran dan Hizbullah," kata Araghchi dalam pertemuan bersama perwakilan misi diplomatik asing, dilansir dari Antara, Selasa (16/6).
Ia menekankan bahwa berakhirnya permusuhan di Lebanon adalah aspek yang tak kalah penting dalam usaha mengakhiri perang antara AS dan Iran.
"Tanpa penarikan pasukan Israel dari wilayah yang mereka jajah selama perang saat ini, perang tak dapat dianggap berakhir sepenuhnya," ucap dia
Menlu Iran juga menegaskan bahwa serangan Israel terhadap Lebanon dalam bentuk apapun akan diperlakukan sebagai pelanggaran memorandum perdamaian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022