
Presiden AS Donald Trump. (AP).
JawaPos.com - Pemerintahan Presiden Donald Trump dilaporkan tengah mempertimbangkan kemungkinan meluncurkan operasi militer baru terhadap Iran di tengah upaya diplomatik kedua negara untuk mencapai kesepakatan baru soal nuklir.
Meski belum ada keputusan final, persiapan militer dan keamanan disebut terus berjalan di internal pemerintah Amerika Serikat. Laporan CBS News pada Jumat (22/5) waktu setempat menyebutkan situasi ini juga memengaruhi agenda pribadi Trump.
Presiden AS itu membatalkan rencana menghabiskan akhir pekan Memorial Day di klub golf miliknya di New Jersey dan memilih kembali ke Gedung Putih karena adanya 'keadaan terkait pemerintahan'.
Keputusan mendadak tersebut memicu spekulasi bahwa Washington tengah bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi baru di Timur Tengah.
Sejumlah personel militer dan intelijen AS juga dilaporkan mengubah bahkan membatalkan agenda liburan mereka. Pejabat pertahanan disebut mulai meninjau daftar personel yang dapat dipanggil kembali ke pangkalan luar negeri apabila situasi memburuk.
Di saat bersamaan, rotasi pasukan Amerika di kawasan Timur Tengah terus berlangsung. Langkah itu dilakukan di tengah kekhawatiran akan potensi serangan balasan dari Iran jika konflik kembali pecah.
Meski tensi meningkat, jalur diplomasi antara Washington dan Teheran sebenarnya masih berlangsung. Sejak gencatan senjata sementara diberlakukan pada April lalu, kedua negara sebagian besar menghindari serangan langsung dan melanjutkan negosiasi tidak langsung terkait kemungkinan perjanjian yang lebih luas.
Gedung Putih menegaskan posisi Trump tidak berubah terkait program nuklir Iran.
“Presiden Trump tetap teguh bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir,” kata juru bicara Gedung Putih Anna Kelly kepada CBS News.
Kelly juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat telah menyiapkan berbagai skenario apabila pembicaraan diplomatik gagal mencapai hasil.
Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebelumnya memperingatkan bahwa serangan baru dari Amerika Serikat atau Israel dapat memicu konflik yang lebih besar dan meluas melampaui kawasan Timur Tengah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
