Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Mei 2026 | 04.27 WIB

Kemlu Kecam Tentara Zionis Israel Cegat Global Sumud Flotilla di Perairan Siprus dan Culik Jurnalis Indonesia

Jurnalis Republika Bambang Noroyono alias Abeng. (IG Republika Online). - Image

Jurnalis Republika Bambang Noroyono alias Abeng. (IG Republika Online).

JawaPos.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengecam keras tindakan Militer Israel. Tentara zionis mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar Perairan Siprus, Mediterania Timur.

Menurut Juru Bicara (Jubir) Kemlu Vahd Nabyl achmad Mulachela, sejauh ini sudah ada 10 kapal yang terkonfirmasi dicegat dan ditangkap oleh tentara Israel. Termasuk di antaranya adalah Kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Berdasar informasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) ada seorang Warga Negara Indonesia (WNI di atas Kapal Josef

”Diinformasikan terdapat seorang Warga Negara Indonesia atas nama Andi Angga Prasadewa yang merupakan delegasi dari GPCI - Rumah Zakat,” terang Nabyl saat dikonfirmasi oleh awak media pada Senin (18/5).

Kemlu juga tengah mencari informasi soal kapal yang membawa jurnalis asal Indonesia atas nama Bambang Noroyono. Nabyl menyebut, sampai saat ini pihaknya masih berusaha mencoba mencari akses informasi untuk mengetahui status dari kapal tersebut. Termasuk kondisi Bambang yang sehari-hari bertugas sebagai jurnalis di Republika.

”Situasi di lapangan masih sangat dinamis dan kemungkinan perkembangan tetap perlu diantisipasi,” ucap dia.

Kepada otoritas Israel, Kemlu mendesak untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan. Tidak hanya itu, Kemlu meminta Israel memberikan jaminan kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional.

”Sejak awal Kemlu melalui Direktorat PWNI telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman guna menyiapkan langkah antisipatif demi memastikan keselamatan dan percepatan proses pemulangan mereka,” ujarnya.

Komunikasi juga terus dilakukan oleh Kemlu dengan berbagai pihak terkait untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi para WNI. Nabyl memastikan, pihaknya sudah menyiapkan langkah kontingensi, termasuk fasilitasi pelindungan dan percepatan proses pemulangan apabila diperlukan.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore