Menlu AS Marco Rubio. (Al Jazeera)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio, Selasa (5/5) mengatakan, bahwa militer AS di Selat Hormuz tidak akan menembak kecuali lebih dulu diserang.
“Ini (Project Freedom) bukan operasi ofensif (penyerangan). Ini adalah operasi defensif (pertahanan). Artinya sangat sederhana, tidak ada penembakan kecuali kami ditembak lebih dulu,” kata Rubio kepada wartawan, dilansir dari Antara, Rabu (6/5).
Pada saat yang sama, Rubio menambahkan bahwa militer AS akan mempertahankan diri dari kemungkinan serangan.
“Kami tidak akan membiarkan kapal cepat mendekati kapal kami lalu menembakinya. Kami akan merespons,” ujarnya.
AS juga akan menembak jatuh drone dan rudal yang dapat mengancam pasukan militer kami, tambah Rubio.
Pada Jumat, Presiden AS, Donald Trump menyampaikan surat kepada Kongres yang menyatakan bahwa permusuhan terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari telah berakhir, meskipun Pentagon tetap memperbarui postur militer di kawasan karena ancaman masih ada.
Berakhirnya Operasi Epic Fury juga telah dipastikan oleh Rubio, Selasa sebelumnya.
Pada Minggu malam, Trump mengumumkan Project Freedom untuk membantu kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz untuk keluar dari wilayah tersebut.
Penyiar IRIB melaporkan, Senin (4/5) bahwa militer Iran mencegah kapal AS memasuki Selat Hormuz dengan menyerang sebuah kapal perang menggunakan dua rudal, yang kemudian dibantah oleh US Central Command.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap target-target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan jatuhnya korban sipil.
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Perundingan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan, dan Trump memperpanjang penghentian permusuhan untuk memberi waktu kepada Iran menyusun “proposal terpadu.”
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OA
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022