Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 April 2026 | 17.42 WIB

PBB Beri Penghormatan Terakhir Terhadap Praka Rico Pramudia, Prajurit TNI yang Meninggal Dunia di Lebanon Pasca Insiden Akhir Maret 2026

Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang meninggal dunia dalam penugasan bersama UNIFIL di Lebanon Selatan. (UNIFIL) - Image

Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang meninggal dunia dalam penugasan bersama UNIFIL di Lebanon Selatan. (UNIFIL)

JawaPos.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan penghormatan terakhir kepada Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang meninggal dunia pasca insiden di Markas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada 29 Maret lalu. Penghormatan terakhir itu diberikan saat jenazah Rico dilepas oleh Mayjen Diodato Abagnara selaku head of mission and force UNIFIL.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh UNIFIL, Mayjen Abagnara menyampaikan bahwa Rico meninggal dunia pada Jumat pekan lalu (24/4) setelah berjuang melawan kritis. Rico adalah salah seorang prajurit TNI yang mengalami luka berat setelah terkena ledakan proyektil di salah satu markas UNIFIL akhir bulan lalu. Atas jasa-jasanya, UNIFIL dan PBB memberikan penghormatan tertinggi.

”Anda (Rico) memberikan segala yang anda miliki untuk perdamaian di tanah ini (Lebanon), dan untuk itu anda mendapatkan semua rasa hormat dari kami,” kata dia dikutip pada Senin (27/4).

Abinara memastikan bahwa seluruh personel UNIFIL mewarisi semangat Rico yang tidak pernah padam sampai di ujung penugasan. Dia memastikan, Rico selalu ada bersama seluruh pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di Lebanon untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Dalam keterangan itu, UNFIL juga mengungkap bahwa Rico meninggalkan seorang istri dan seorang putra.

PBB mengingatkan kembali, serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional dan resolusi Dewan Keamanan 1701. Tindakan itu juga bisa dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah Indonesia memastikan jenazah Praka Rico Pramudia segera dibawa pulang ke Indonesia. Saat ini proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah berlangsung. Untuk lokasi pemakaman, masih menunggu keputusan dari pihak keluarga.

”Proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah dilaksanakan dan pihak TNI telah menyampaikan kabar duka kepada keluarga. Rencana pemakaman akan dilaksanakan sesuai dengan keputusan keluarga,” kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono pada Sabtu (25/4).

Donny memastikan bahwa TNI akan memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para prajurit dalam menjalankan tugas mulia sebagai pasukan pemelihara perdamaian dunia di bawah naungan PBB.

Praka Rico merupakan salah seorang prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon Selatan. Dia meninggal dunia setelah berjuang melawan kondisi kritis pasca insiden pada 29 Maret 2026 lalu. Rico berasal dari Yonif 114/SM Brigif 25/Siwah.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore