
Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang meninggal dunia dalam penugasan bersama UNIFIL di Lebanon Selatan. (UNIFIL)
JawaPos.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan penghormatan terakhir kepada Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang meninggal dunia pasca insiden di Markas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada 29 Maret lalu. Penghormatan terakhir itu diberikan saat jenazah Rico dilepas oleh Mayjen Diodato Abagnara selaku head of mission and force UNIFIL.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan oleh UNIFIL, Mayjen Abagnara menyampaikan bahwa Rico meninggal dunia pada Jumat pekan lalu (24/4) setelah berjuang melawan kritis. Rico adalah salah seorang prajurit TNI yang mengalami luka berat setelah terkena ledakan proyektil di salah satu markas UNIFIL akhir bulan lalu. Atas jasa-jasanya, UNIFIL dan PBB memberikan penghormatan tertinggi.
”Anda (Rico) memberikan segala yang anda miliki untuk perdamaian di tanah ini (Lebanon), dan untuk itu anda mendapatkan semua rasa hormat dari kami,” kata dia dikutip pada Senin (27/4).
Abinara memastikan bahwa seluruh personel UNIFIL mewarisi semangat Rico yang tidak pernah padam sampai di ujung penugasan. Dia memastikan, Rico selalu ada bersama seluruh pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di Lebanon untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Dalam keterangan itu, UNFIL juga mengungkap bahwa Rico meninggalkan seorang istri dan seorang putra.
PBB mengingatkan kembali, serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional dan resolusi Dewan Keamanan 1701. Tindakan itu juga bisa dikategorikan sebagai kejahatan perang.
Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah Indonesia memastikan jenazah Praka Rico Pramudia segera dibawa pulang ke Indonesia. Saat ini proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah berlangsung. Untuk lokasi pemakaman, masih menunggu keputusan dari pihak keluarga.
”Proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah dilaksanakan dan pihak TNI telah menyampaikan kabar duka kepada keluarga. Rencana pemakaman akan dilaksanakan sesuai dengan keputusan keluarga,” kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono pada Sabtu (25/4).
Donny memastikan bahwa TNI akan memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para prajurit dalam menjalankan tugas mulia sebagai pasukan pemelihara perdamaian dunia di bawah naungan PBB.
Praka Rico merupakan salah seorang prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon Selatan. Dia meninggal dunia setelah berjuang melawan kondisi kritis pasca insiden pada 29 Maret 2026 lalu. Rico berasal dari Yonif 114/SM Brigif 25/Siwah.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
