
Ilustrasi armada angkatan laut Iran berpatroli di Selat Hormuz dengan kapal tanker minyak melintas di kejauhan. (Gemini AI)
JawaPos.com - Militer Iran bakal menyerang balik target, jika Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan baru terhadap negara tersebut.
Pernyataan itu dilontarkan Pemerintah Iran lewat siaran televisi negara setempat pada Rabu (22/4).
Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari menyatakan ancaman berulang dari Presiden Donald Trump dan komandan militer AS.
"Pasukan kami kuat dan mumpuni. Mereka telah lama berada dalam kondisi siaga penuh dan siap bertindak kapan saja," kata Zolfaghari.
"Jika terjadi agresi atau tindakan apa pun terhadap Republik Islam Iran, pasukan Iran segera menyerang target yang telah ditentukan dengan kekuatan penuh," tegasnya.
Pernyataan Zolfaghari itu muncul setelah Trump pada Selasa mengatakan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran atas permintaan Pakistan.
Ia juga menegaskan bahwa blokade laut terhadap pelabuhan Iran tetap diberlakukan dan telah memerintahkan militer AS untuk mempertahankannya.
Menurut Trump, gencatan senjata akan diperpanjang hingga Iran mengajukan apa yang ia sebut sebagai "proposal terpadu." (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
