
Delegasi tingkat tinggi Iran yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf (C) tiba di Islamabad, Pakistan, untuk negosiasi dengan Amerika Serikat, Sabtu (11/4/2026). (Xinhua)
JawaPos.com - Negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran di tengah eskalasi yang meningkat tampak tak akan berhenti pada pertemuan pertama.
Seperti dilansir dari Al Jazeera mengutip laporan Associated Press, babak negosiasi baru antara AS dan Iran mungkin akan diadakan pada Kamis, (16/4).
Pada negosiasi pertama, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan bahwa tim negosiasinya meninggalkan Pakistan setelah tidak mencapai kesepakatan dengan Iran setelah 21 jam negosiasi. Hal ini disampaikannya pada Minggu (12/4).
"Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan, dan saya pikir itu kabar buruk bagi Iran jauh lebih besar daripada kabar buruk bagi Amerika Serikat," kata Vance kepada wartawan setelah pembicaraan berakhir seperti dikutip dari Reuters.
"Jadi kami kembali ke Amerika Serikat tanpa mencapai kesepakatan. Kami telah menjelaskan dengan sangat jelas apa garis merah kami,” imbuhnya.
Vance mengatakan Iran telah memilih untuk tidak menerima persyaratan Amerika, termasuk untuk tidak membangun senjata nuklir.
Tak lama kemudian, Vance melambaikan tangan dari puncak tangga saat ia naik ke Air Force Two di Islamabad.
"Kita perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan mencari senjata nuklir, dan mereka tidak akan mencari alat yang memungkinkan mereka untuk dengan cepat mencapai senjata nuklir. Itulah tujuan utama presiden Amerika Serikat, dan itulah yang telah kita coba capai melalui negosiasi ini,” jelasnyam
Sementara itu, kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, mengatakan bahwa tuntutan AS yang berlebihan telah menghambat tercapainya kesepakatan dan bahwa negosiasi telah berakhir.
Sebelum Vance berbicara, pemerintah Iran dalam sebuah unggahan di X mengatakan bahwa negosiasi akan berlanjut dan para ahli teknis dari kedua belah pihak akan bertukar dokumen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022