Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 April 2026 | 13.22 WIB

Diplomasi Panas Dimulai di Islamabad: AS-Iran Bertemu Langsung, Pakistan Dorong Jalan Damai Timur Tengah

Petugas polisi berjalan melewati papan iklan mengenai negosiasi Amerika Serikat dan Iran, di luar pusat fasilitasi media di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4). (Anjum Naveed/AP) - Image

Petugas polisi berjalan melewati papan iklan mengenai negosiasi Amerika Serikat dan Iran, di luar pusat fasilitasi media di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4). (Anjum Naveed/AP)

JawaPos.com–Upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah memasuki babak paling krusial setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran bertemu langsung di perundingan di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4) waktu setempat.

Pertemuan ini tak hanya melibatkan dua negara yang berseteru, tetapi juga difasilitasi secara aktif oleh pemerintah Pakistan dalam format trilateral.

Sumber Pakistan menyebutkan, pertemuan tatap muka antara delegasi Amerika Serikat, Pakistan, dan Iran berlangsung selama sekitar dua jam. Sejumlah pejabat tinggi turut hadir dalam forum tersebut, termasuk Wakil Presiden AS JD Vance, utusan khusus AS Steve Witkoff, dan Jared Kushner.

Mengutip Xinhua, dari pihak Pakistan hadir Kepala Staf Angkatan Darat Asim Munir, sementara Iran diwakili Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Perundingan antara AS dan Iran kini telah bergerak ke tahap diskusi teknis dan mendalam. Berdasar laporan sumber dan media, pembahasan bahkan berpotensi diperpanjang satu hari lagi guna memberi ruang bagi diskusi di tingkat ahli.

Putaran pertama yang melibatkan tim ahli bilateral telah rampung, sementara putaran kedua dimulai sekitar pukul 20.30 waktu setempat. Tahap lanjutan ini disebut-sebut lebih berorientasi pada hasil, dengan melibatkan tim teknis dari kedua negara.

Sejak tiba di Islamabad, kedua delegasi langsung memulai komunikasi intensif, termasuk menyampaikan pesan satu sama lain melalui berbagai jalur diplomatik.

Peran Pakistan sebagai Mediator

Sebelum pertemuan utama, kedua pihak diketahui lebih dulu bertemu secara terpisah dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Dalam perannya sebagai mediator, Sharif aktif menyampaikan pesan antara Washington dan Teheran demi mendorong solusi damai atas konflik yang telah berlangsung selama berminggu-minggu.

Tim negosiasi Iran juga dilaporkan menyampaikan sejumlah prasyarat dalam pertemuan dengan Sharif. Beberapa isu kunci yang diangkat antara lain keamanan Selat Hormuz, pencairan aset Iran yang dibekukan, pembayaran untuk rekonstruksi, penghentian serangan termasuk di Lebanon, serta izin penggunaan energi nuklir untuk kepentingan sipil.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore