
Benjamin Netanyahu. (Jamaica Observer)
JawaPos.com - Dukungan Israel terhadap keputusan Amerika Serikat (AS) menunda serangan ke Iran ternyata tidak sepenuhnya diikuti dengan penghentian operasi militer di kawasan lain.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa gencatan senjata dua pekan tidak berlaku untuk Lebanon.
Dalam pernyataan resminya, Netanyahu menyatakan Israel mendukung langkah Presiden AS, Donald Trump, yang menunda serangan terhadap Iran demi membuka ruang diplomasi.
Namun, ia menegaskan bahwa operasi militer Israel di Lebanon akan tetap berjalan.
“Gencatan senjata dua minggu ini tidak mencakup Lebanon,” tegas Netanyahu mengutip Al-Jazeera.
Ia juga menambahkan bahwa Israel mendukung upaya Washington memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman nuklir, rudal, maupun teror bagi kawasan dan dunia.
Pernyataan Netanyahu bertolak belakang dengan klaim Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang sebelumnya menyebut telah tercapai gencatan senjata menyeluruh, termasuk di Lebanon.
Sharif bahkan menyatakan kesepakatan tersebut berlaku segera, bersamaan dengan rencana negosiasi damai antara AS dan Iran di Islamabad.
Perbedaan pernyataan ini menambah ketidakpastian terkait implementasi gencatan senjata di lapangan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
