
Department Store №1 di Pyongyang, Korea Utara. (Medium)
JawaPos.com - Di jantung kota Pyongyang, hanya satu blok dari Lapangan Kim Il Sung, Department Store №1 yang namanya mungkin tampak seperti pusat perbelanjaan biasa saat ini.
Meskipun sedikit usang dan tua dibandingkan dengan pusat perbelanjaan yang lebih modern di Pyongyang, toko ini telah mengukir sejarah unik yang mengelilingi Korea Utara.
Dibangun pada tahun 1982, kurang dari setahun menurut Korea Utara, Department Store №1 berfungsi sebagai puncak pengalaman berbelanja bagi penduduk lokal Pyongyang. Ini adalah tempat untuk berbelanja.
Seperti dilansir dari Medium, pada lantai pertama terdapat banyak konter untuk kosmetik, barang pecah belah dan porselen, tanaman berbunga, minuman keras dan minuman ringan, vas hias, dan peralatan rumah tangga.
Baca Juga:Kim Jong-Un Sebut Korea Utara Siap Bantu Iran: Satu Rudal Saja Cukup untuk Hancurkan Israel
Di lantai kedua terdapat komoditas yang lebih khusus, seperti barang untuk anak-anak. Lantai ketiga dan keempat menjual barang untuk wanita dan pria.
Lantai lima dikhususkan untuk penjualan barang-barang mewah dan barang berharga.
Balik ke belakang, selama tahun 1980-an, Korea Utara membanggakan diri karena memproduksi barang-barang sendiri untuk konsumen.
Tetapi seperti banyak negara sosialis dan komunis pada masa itu, negara ini mengalami kemerosotan ekonomi yang tajam.
Perlahan-lahan Korut tidak mampu memenuhi kebutuhan warganya dan masih berusaha mempertahankan citra sosialisme sebagai sistem ekonomi ideal.
Meskipun demikian, pemerintah terus menggelontorkan uang ke dalam proyek-proyek ambisius. Salah satu proyek tersebut adalah Festival Pemuda dan Mahasiswa Dunia ke-13 yang diadakan pada tahun 1989. .

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
