Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Maret 2026, 22.03 WIB

Kronologi Kapal Perang Iran IRIS Dena Tenggelam di Samudra Hindia Usai Diserang Kapal Selam AS

Kapal Perang Iran, Iris Dena, berlabuh di Rio de Janeiro, pada Februari 2023. (Ricardo Moraes/Reuters) - Image

Kapal Perang Iran, Iris Dena, berlabuh di Rio de Janeiro, pada Februari 2023. (Ricardo Moraes/Reuters)

JawaPos.com - Konflik militer yang melibatkan Iran, Amerika Serikat (AS) dan Israel semakin meluas.

Potensi itu muncul usai sebuah kapal perang Iran dilaporkan tenggelam di Samudra Hindia setelah diduga diserang kapal selam AS.

Akibatnya, puluhan awak kapal dilaporkan tewas dan memicu operasi penyelamatan besar di dekat perairan selatan Sri Lanka.

Kapal yang tenggelam tersebut diidentifikasi sebagai fregat IRIS Dena, salah satu kapal perang milik Angkatan Laut Iran. Berikut kronologi kejadian tenggelamnya kapal perang tersebut:

IRIS Dena Ikut Latihan Angkatan Laut Internasional

Sebelum insiden terjadi, IRIS Dena diketahui mengikuti latihan angkatan laut multinasional 'Milan' yang digelar oleh India di Teluk Benggala pada 18–25 Februari.

Latihan militer yang diikuti berbagai negara itu berlangsung di sekitar pesisir timur India.

Kehadiran kapal Iran bahkan sempat disambut oleh Komando Armada Timur Angkatan Laut India saat tiba di pelabuhan Visakhapatnam pada 17 Februari.

Setelah latihan selesai, kapal perang tersebut dilaporkan meninggalkan pelabuhan di India timur dan memulai perjalanan kembali menuju Iran. 

Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Sri Lanka, kapal itu sedang berlayar melintasi Samudra Hindia ketika insiden terjadi.

Serangan Terjadi di Perairan Internasional

Serangan terjadi ratusan mil dari kawasan Teluk Persia, wilayah yang selama ini menjadi pusat konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyatakan kapal perang Iran tersebut dihantam torpedo dari kapal selam Amerika Serikat.

“Sebuah kapal perang Iran yang mengira dirinya aman di perairan internasional diserang oleh kapal selam Amerika. Kapal itu tenggelam oleh torpedo. Kematian yang sunyi,” kata Hegseth di Pentagon.

Video yang dirilis Pentagon menunjukkan ledakan besar di bagian belakang kapal sebelum akhirnya kapal mulai tenggelam dari bagian buritan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore