Ilustrasi peta Greenland. (BBC).
JawaPos.com - Ambisi Donald Trump di panggung geopolitik kembali menuai sorotan. Sejak kembali menduduki kursi Presiden Amerika Serikat, Trump terus melontarkan serangkaian gagasan kontroversial: mulai dari mengajak Kanada menjadi negara bagian ke-51 AS, wacana pengambilalihan Terusan Panama, usulan kepemilikan AS atas Gaza, hingga keinginan lama membeli Greenland.
Namun langkah Trump itu rupanya tidak dibiarkan berlalu begitu saja oleh Denmark, negara yang secara administratif menaungi Greenland. Alih-alih merespons dengan pernyataan keras, warga Denmark memilih cara yang tak kalah mencolok: satire politik.
Melansir Guardian, lebih dari 200.000 warga Denmark menandatangani sebuah petisi humoris yang bertujuan 'membeli' negara bagian California dari Amerika Serikat. Petisi ini viral dan dengan cepat menyedot perhatian publik internasional.
“Pernahkah Anda melihat peta dan berpikir, ‘Tahukah Anda apa yang dibutuhkan Denmark? Lebih banyak sinar matahari, pohon palem, dan sepatu roda,’” bunyi pembukaan petisi tersebut.
“Nah, kini kami punya kesempatan sekali seumur hidup untuk mewujudkan mimpi itu. Mari kita beli California dari Donald Trump!" lanjut tulisan pada petisi tersebut.
Di bagian atas situs petisi, terpampang slogan plesetan bertuliskan 'Make California Great Again' yang diplesetkan dengan aksara setempat, parodi khas Denmark terhadap slogan kampanye Trump.
Nama-nama besar pun ikut dicatut sebagai pendukung simbolis, seperti Lars Ulrich dari Metallica dan aktor Viggo Mortensen yang dikenal lewat film Lord of the Rings, lengkap dengan alasan mengapa California layak menjadi 'Denmark Baru'.
Dalam narasinya, para penggagas petisi menjanjikan perubahan gaya hidup khas Skandinavia. “Kami akan membawa hygge ke Hollywood, jalur sepeda ke Beverly Hills, serta smorrebrod organik di setiap sudut jalan. Supremasi hukum, layanan kesehatan universal, dan politik berbasis fakta mungkin juga akan diterapkan,” lanjut isi petisi tersebut.
Sindiran terhadap Trump pun dibuat gamblang. “Jujur saja, Trump bukanlah penggemar terbesar California. Ia pernah menyebutnya sebagai ‘negara bagian paling hancur di Amerika’ dan sudah bertahun-tahun berseteru dengan para pemimpinnya. Kami cukup yakin, dengan harga yang tepat, ia mungkin bersedia melepasnya,” tulis penggagas petisi.
Sebagaimana diketahui, hubungan Trump dengan Gubernur California Gavin Newsom memang tengah memanas sejak Trump kembali ke Gedung Putih. Newsom bahkan mengalokasikan dana sekitar 50 juta dolar AS untuk melawan kebijakan pemerintahan Trump, khususnya terkait deportasi.
Di sisi lain, Trump mengancam akan mengaitkan bantuan bencana federal untuk California, menyusul kebakaran hebat di Los Angeles.
Petisi satir ini menargetkan penggalangan dana sebesar USD 1 triliun. Namun demikian, di balik kelakar Denmark tersebut, keinginan AS untuk membeli Greenland bukanlah lelucon
Trump pertama kali melontarkan ide pembelian wilayah otonom Arktik itu pada 2019, dengan alasan Amerika Serikat membutuhkan Greenland demi keamanan ekonomi.
Greenland diyakini kaya akan cadangan minyak, gas, dan mineral penting bagi teknologi ramah lingkungan. Mencairnya lapisan es akibat krisis iklim juga membuka akses terhadap jalur pelayaran baru, menjadikan wilayah itu semakin strategis.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
