
Presiden Donald Trump saat bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Ruang Oval Gedung Putih (18/11). (AP-Yonhap)
JawaPos.com - Sejumlah pemimpin negara Eropa dilaporkan masih belum sepenuhnya mempercayai Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk berhati-hati dalam berdialog dengan Trump saat pertemuan di Florida pada awal pekan ini.
Hal tersebut dilaporkan majalah Der Spiegel, Selasa, mengutip transkrip telekonferensi antara Zelenskyy dan para pemimpin Eropa sebelum pertemuannya dengan Trump. Menurut transkrip tersebut, Kanselir Jerman Friedrich Merz mengingatkan Zelenskyy agar dialognya dengan Trump 'tidak melangkah terlalu jauh', sembari menasihatinya untuk berhati-hati dalam hal konsesi wilayah, jaminan keamanan, dan rekonstruksi Ukraina.
Perdana Menteri Denmark, Swedia, dan Norwegia dilaporkan meminta Zelenskyy untuk 'memberi tahu mereka secara serinci mungkin' mengenai janji-janji Amerika Serikat terkait jaminan keamanan bagi Ukraina.
Para pemimpin Eropa juga berulang kali menekankan bahwa seluruh komitmen harus dituangkan dalam bentuk tertulis, serta mengingatkan Zelenskyy agar tidak membuat konsesi wilayah secara formal tanpa adanya jaminan keamanan yang jelas, sebut laporan Der Spiegel. Mereka juga meminta Zelenskyy mengklarifikasi posisi Rusia dalam rencana perdamaian terbaru saat bertemu Trump.
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Kanselir Merz turut meminta Zelenskyy menanyakan kepada Trump langkah apa yang akan diambil jika Rusia menolak rencana perdamaian yang disusun Ukraina bersama para mitra Eropa dan Washington dalam beberapa pekan terakhir.
Terlebih, rencana perdamaian tersebut dinilai sangat berbeda dari versi awal yang menjadi titik tolak negosiasi baru dengan Rusia, menurut Der Spiegel. Pada Minggu (28/12), Trump menerima Zelenskyy di Mar-a-Lago, kediamannya di Florida.
Dalam pertemuan tersebut, Trump menyatakan bahwa Eropa akan memikul tanggung jawab atas sebagian besar jaminan keamanan bagi Ukraina, meskipun Amerika Serikat tetap akan memberikan dukungan. Zelenskyy juga mengatakan bahwa jaminan keamanan antara AS dan Ukraina telah disepakati “100 persen”.
Setelah pertemuan bilateral itu, Trump dan Zelenskyy melakukan pembicaraan melalui telepon dengan para pemimpin Eropa. Namun, sebelum menerima Zelenskyy, Trump sempat melakukan percakapan telepon yang disebutnya “sangat baik dan produktif” dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Sumber: Sputnik
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022