
Beberapa orang tewas dalam serangan Israel semalam di Khan Younis, di Jalur Gaza selatan (Ramadan Abed/Reuters).
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa gencatan senjata di Gaza tidak akan terguncang meski Israel melancarkan serangan udara yang menewaskan sedikitnya 68 warga Palestina.
Dalam pernyataannya di atas pesawat kepresidenan Air Force One saat perjalanan dari Jepang ke Korea Selatan, Trump mengeluarkan peringatan keras kepada Hamas sembari menyatakan optimisme terhadap proses perdamaian Timur Tengah.
Ketika ditanya apakah serangan terbaru Israel bisa menggagalkan perjanjian gencatan senjata, Trump menjawab tegas, “Tidak ada yang akan mengancam itu.”
Ia menggambarkan Hamas sebagai 'bagian kecil dari perdamaian di Timur Tengah', sambil melontarkan peringatan eksplisit: “Mereka bilang akan bersikap baik. Jika mereka baik, mereka akan senang. Jika tidak, mereka akan dilenyapkan.”
Trump menambahkan bahwa tindakan terhadap Hamas tidak akan datang hanya dari Amerika Serikat.
“Kami memiliki banyak negara yang siap melakukan hal itu,” ujarnya, menyinggung dukungan internasional yang disebutnya semakin luas terhadap upaya penegakan stabilitas di kawasan.
Mengutip YeniSafak, dalam kesempatan yang sama, Trump mengungkapkan bahwa sejumlah negara, termasuk Jepang, menunjukkan minat untuk terlibat dalam inisiatif perdamaian Timur Tengah.
“Bahkan Jepang hari ini mengatakan mereka ingin ikut terlibat,” katanya merujuk pada hasil pertemuannya di Tokyo.
Trump juga mengkonfirmasi bahwa proses gencatan senjata Gaza kini memasuki tahap kedua dari rencana 20 poin yang ia gagas. Tahap pertama, yang dimulai pada 10 Oktober, meliputi pertukaran sandera-tahanan serta pembentukan kerangka kerja untuk rekonstruksi Gaza dan pemerintahan pascaperang.
Namun, pernyataan Trump datang di tengah meningkatnya kekerasan di lapangan. Serangan udara Israel pada Selasa lalu menewaskan sedikitnya 18 orang Palestina, termasuk di kamp pengungsi Shati di barat Gaza City, wilayah timur Deir al-Balah, serta di sekitar Kompleks Medis Shifa.
Menurut otoritas Palestina, konflik di Gaza sejak Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 68.500 orang dan melukai lebih dari 170.000 lainnya, angka yang menunjukkan betapa rentannya situasi di wilayah itu meski ada klaim “stabilitas” dari Washington.
Langkah Trump yang menegaskan keteguhan pada gencatan senjata dinilai sebagian pengamat sebagai upaya menjaga citra kepemimpinannya dalam politik luar negeri, khususnya menjelang fase baru inisiatif perdamaian yang ia gadang-gadang.
Namun, dengan meningkatnya jumlah korban sipil, skeptisisme terhadap efektivitas dan moralitas kebijakan tersebut kian menguat.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
