
Calon PM perempuan pertama Jepang Sanae Takaichi (X @takaichi_sanae)
JawaPos.com - Partai Demokrat Liberal (LDP) Jepang resmi memiliki pemimpin perempuan pertama yang juga berpeluang besar menjadi perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah Negeri Sakura.
Sosok itu merupakan Sanae Takaichi, politisi berusia 64 tahun yang dikenal berhaluan ultra-konservatif dan sering memicu kontroversi karena pandangan politiknya yang keras.
Berikut adalah 6 fakta menarik sekaligus kontroversial tentang Sanae Takaichi yang dilansir dari Asahi Shimbun, Senin (6/10).
1. Politisi Ultra-Konservatif dan Pengagum Margaret Thatcher
Sanae Takaichi dikenal sebagai figur politik yang sangat konservatif. Takaichi mengidolakan perdana menteri perempuan pertama Inggris Margaret Thatcher yang juga dianggap kontroversial karena kebijakannya mengenai ketegasan dan reformasi ekonomi yang memperlebar jurang sosial pada masa itu.
Selain itu, Takaichi juga menjadi pendukung kuat visi nasionalis mendiang Shinzo Abe. Ia berkomitmen mempertahankan nilai-nilai tradisional Jepang serta menolak kebijakan yang dianggap terlalu liberal, termasuk dalam isu keluarga dan gender.
2. Punya Latar Belakang Unik: Drummer Band Rock dan Hobi Motor
Sebelum terjun ke dunia politik, Sanae Takaichi dikenal memiliki gaya hidup yang tidak biasa. Takaichi merupakan mantan drummer band heavy metal dan hobi mengendarai motor besar ketika masih menjadi mahasiswa.
Gaya hidup bebas itu berbanding terbalik dengan pandangan politiknya yang kaku dan konservatif.
3. Tolak Konsep Work-Life Balancedan Dikenal sebagai Pekerja Keras
Dalam pidato usai terpilih sebagai presiden Partai Demokrat Liberal (LDP), Sanae Takaichi menegaskan etos kerja kerasnya dengan meminta seluruh anggota partai untuk berjuang tanpa henti membangun kembali dukungan publik.
"Saya akan menyingkirkan kata work-life balance. Saya akan bekerja, bekerja, bekerja, dan bekerja," kata Takaichi.
Pernyataan itu langsung viral di media sosial, ada yang memberi dukungan atas semangatnya, tetapi juga menuai kritik karena dinilai mengabaikan pentingnya keseimbangan hidup.
4. Dukung Kebijakan Ketat untuk Militer dan Warga Negara Asing
Takaichi mendorong penguatan militer Jepang, seperti promosi fusi nuklir, peningkatan keamanan siber, dan kebijakan yang lebih ketat tentang imigrasi. Takaichi menilai langkah itu penting untuk menjaga stabilitas nasional.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
