
Tangkapan layar kapal GSF dilaporkan diserang drone di laut Tunisia. (Instagram/GSF).
JawaPos.com - Sebuah kapal dalam rombongan flotilla kemanusiaan yang berlayar menuju Gaza dilaporkan mengalami insiden kebakaran di perairan Tunisia pada Senin malam (8/9).
Organisasi penyelenggara, Global Sumud Flotilla (GSF), menyebut kapal itu terkena serangan drone tak dikenal, sementara otoritas Tunisia menegaskan tidak ada jejak pesawat nirawak di wilayah mereka.
Flotilla tersebut membawa aktivis pro-Palestina dan bantuan kemanusiaan, berlayar menantang blokade Israel atas Gaza. Kapal tiba di Tunisia akhir pekan lalu dan berlabuh sekitar 50 mil dari Pelabuhan Sidi Bou Said ketika insiden terjadi.
“GSF mengonfirmasi salah satu kapal utama diserang oleh benda yang diduga drone,” tulis penyelenggara di media sosial. Namun mereka memastikan tidak ada korban luka. Api yang muncul segera dipadamkan oleh kru sebelum meluas.
Jurnalis AFP yang tiba di lokasi menyebut api berasal dari bagian kapal tempat pelampung keselamatan disimpan. Dugaan itu diperkuat otoritas Tunisia. Jubir Garda Nasional, Houcem Eddine Jebabli, mengatakan penyelidikan masih berjalan tetapi “tidak ada drone yang terdeteksi.”
Menurut temuan awal, kebakaran bisa saja dipicu oleh rokok yang dibuang sembarangan. Garda Nasional bahkan menyebut laporan serangan drone sebagai klaim yang “sepenuhnya tidak berdasar.”
GSF sendiri menegaskan bahwa flotilla bersifat independen, tidak terafiliasi dengan pemerintah maupun partai politik manapun. Nama 'Sumud' diambil dari bahasa Arab yang berarti keteguhan atau ketahanan.
Meski dibantah, dalam beberapa posting-an di akun Instagram resmi GSF, juga bisa dilihat detik-detik yang merekam kapal tersebut tampak seperti mendapat serangan udara. Bongkahan api terlihat turun dari ketinggian dan mendarat di kapal kemudian disertai suara ledakan.
Flotilla kali ini menarik perhatian publik setelah aktivis iklim Greta Thunberg turut serta. Ia sebelumnya sempat menyampaikan dukungan bagi kampanye pro-Palestina di Tunisia, sehari sebelum insiden kebakaran terjadi.
Ini bukan kali pertama upaya pengiriman bantuan laut ke Gaza digagalkan. Israel sebelumnya sudah memblokir dua upaya serupa pada Juni dan Juli lalu. Padahal, kondisi kemanusiaan di Gaza kian memburuk.
PBB telah menyatakan status kelaparan di sejumlah wilayah, dengan lebih dari 500.000 warga menghadapi situasi yang digolongkan 'katastrofik'.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Celta Vigo di Liga Spanyol: Los Che Bisa Kesulitan di Kandang!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Novel Baswedan Soroti Dugaan Kompromi Penyelidikan KPK di Kabupaten Bogor
Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Sevilla di Liga Spanyol 2026/2027: Los Leones Diunggulkan Menang
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
