Ilustrasi serangan Israel menghancurkan gedung-gedung di Gaza. (X/Middle East Eye).
JawaPos.com-Serangan udara Israel kembali meratakan sebuah menara tinggi di Gaza City pada Sabtu (6/9), hanya sehari setelah menghancurkan gedung serupa. Aksi ini mempertegas eskalasi serangan menjelang rencana ofensif darat besar-besaran, meski tekanan internasional kian kuat agar perang dihentikan.
DBaca Juga: Pelaku Mutilasi Pacet Mojokerto Diringkus, Tersangka Diduga Seorang Driver Ojol asal Sumatera Utara
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, setidaknya 56 warga Palestina tewas dalam serangan terbaru, termasuk 19 orang yang sedang mengantre bantuan makanan.
Angka ini menambah daftar panjang korban jiwa dalam perang hampir dua tahun yang disebut telah menewaskan lebih dari 63.000 warga Palestina, mayoritas perempuan dan anak-anak. Jumlah itu belum termasuk ribuan korban yang masih terkubur di bawah reruntuhan.
Target terbaru adalah Sousi Tower, gedung 15 lantai yang menjadi salah satu ikon di pusat Gaza City. Penduduk mengatakan mereka hanya diberi waktu sekitar 20 menit untuk menyelamatkan diri sebelum jet tempur Israel menggempur bangunan hingga rata dengan tanah.
“Tiba-tiba orang-orang berteriak dari luar. Ada yang bilang ini bohong, ada yang bilang sungguhan. Kami keluar dengan panik, tak tahu harus berbuat apa,” kata Aida Abu Kas, salah satu penghuni, kepada Associated Press dikutip via Guardian.
Sehari sebelumnya, Mushtaha Tower, menara lain yang menampung puluhan keluarga, juga dihancurkan Israel. Militer Israel mengklaim kedua gedung dipakai Hamas untuk infrastruktur militer, meski tidak pernah memberikan bukti.
Hamas menegaskan tuduhan itu sebagai 'kebohongan tanpa dasar'.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, bahkan memamerkan video runtuhnya Sousi Tower di media sosial dengan keterangan singkat: “We continue.”
Bersamaan dengan penghancuran gedung, Israel menyebarkan ribuan selebaran menyerukan evakuasi warga ke al-Mawasi, wilayah di selatan yang disebut sebagai zona kemanusiaan. Namun sejak awal perang, daerah itu justru berulang kali jadi sasaran serangan.
“Tidak ada bedanya kami pergi atau tetap tinggal. Di mana pun di Gaza ada bom dan kematian,” kata Abdel Nasser Mushtaha, 48 tahun. Putrinya, Samia (20), menambahkan lirih: “Ke mana pun kami pergi, kematian mengejar kami, entah oleh bom atau kelaparan.”
Hanya beberapa hari lalu, sedikitnya sembilan warga, termasuk lima anak, tewas saat mengantre air di al-Mawasi akibat serangan udara Israel.
Di dalam negeri, ribuan warga Israel turun ke jalan di Tel Aviv dan Yerusalem, mendesak pemerintah mencapai kesepakatan gencatan senjata sekaligus pembebasan sandera. Sebuah spanduk raksasa dibentangkan: “President Trump, save the hostages now!”
Presiden AS Donald Trump menyebut pihaknya sedang melakukan negosiasi 'sangat mendalam' dengan Hamas terkait tawanan.
Meski Hamas telah menyetujui usulan gencatan senjata sementara dengan pembebasan bertahap, Israel tetap menuntut pelepasan semua sandera sekaligus, pelucutan senjata Hamas, hingga penyerahan penuh kendali atas Gaza.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
