Kematian Zara Qairina menjadi headline media Malaysia selama beberapa waktu belakangan. (Istimewa).
JawaPos.com-Kasus kematian misterius Zara Qairina Mahathir (13 tahun) di Sabah, Malaysia terus memunculkan babak baru. Kini, sorotan publik tak hanya tertuju pada dugaan perundungan yang dialami korban, tetapi juga pada dugaan kelalaian aparat penegak hukum dalam menangani kasus ini.
Deputi Inspektur Jenderal Polisi Malaysia, Tan Sri Ayob Khan Mydin Pitchay, mengungkapkan bahwa tim dari Jabatan Integriti dan Pematuhan Standard (JIPS) Bukit Aman akan segera diterjunkan ke Sabah.
Mereka akan mengambil keterangan dari tiga perwira polisi senior yang sebelumnya terlibat dalam penyelidikan awal kasus Zara. Demikian mengutip Straits Times.
Ketiga perwira tersebut adalah kepala kepolisian distrik, kepala divisi kriminal distrik, serta seorang penyidik utama. Mereka diduga tidak mematuhi prosedur standar (SOP) dalam penanganan awal kasus yang mengguncang Malaysia ini.
“Penyidik JIPS akan ke Sabah dalam satu atau dua hari ke depan untuk merekam pernyataan dari tiga pegawai tersebut. Investigasi ini berhubungan dengan ketidakpatuhan SOP dalam penyelidikan kematian Zara Qairina, termasuk aspek pengawasan terhadap penyidik,” ujar Ayob Khan, Jumat (15/8).
Meski tengah diselidiki, ketiga perwira itu dikabarkan masih menjalankan tugas seperti biasa. Namun, Ayob Khan menegaskan tindakan tegas akan diambil jika terbukti ada pelanggaran serius.
Sebelumnya, Direktur CID Bukit Aman, M. Kumar, dalam konferensi pers 13 Agustus lalu, sudah lebih dulu menyebut adanya indikasi pelanggaran prosedur dalam penyelidikan tahap awal.
Fakta ini kian memperkuat kecurigaan publik bahwa ada kejanggalan besar dalam penanganan kasus yang menewaskan siswi asrama SMK Agama Tun Datu Mustapha, Papar, tersebut.
Zara Qairina sendiri menjadi headline pemberitaan nasional di Malaysia sejak beberapa pekan lalu. Dia ditemukan tak sadarkan diri di saluran drainase dekat asrama sekolah pada 16 Juli dini hari, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit Kota Kinabalu, sehari kemudian.
Hingga kini, publik menuntut jawaban: apakah kematian Zara benar murni kecelakaan, atau ada upaya menutupi fakta sebenarnya dengan keterlibatan para petinggi hukum di negara tersebut. (*)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
