Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Agustus 2025 | 19.36 WIB

Kemenlu Sebut Palestina Setuju Deklarasi New York: Solusi Dua Negara Kembali Jadi Fokus Dunia

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir berbicara kepada wartawan dalam wawancara singkat di Jakarta, Jumat (1/8/2025). (ANTARA/Cindy Frishanti). - Image

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir berbicara kepada wartawan dalam wawancara singkat di Jakarta, Jumat (1/8/2025). (ANTARA/Cindy Frishanti).

JawaPos.com - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Arrmanatha Nasir, menegaskan bahwa Palestina telah menyetujui New York Declaration yang mendorong implementasi solusi dua negara sebagai jalan damai dalam konflik Palestina-Israel. 

Deklarasi tersebut disepakati dalam Konferensi Tingkat Tinggi Internasional yang digelar di Markas Besar PBB di New York pada 28–30 Juli 2025.

Palestina sebagai observer state ikut dalam proses negosiasi dan menyepakati hasilnya,” ujar Arrmanatha atau yang akrab disapa Tata, dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Jumat (1/8). 

Penegasan ini disampaikan menanggapi sorotan atas salah satu poin deklarasi yang mengutuk serangan Hamas terhadap warga sipil pada 7 Oktober 2023 dan menyerukan kelompok tersebut untuk menyerahkan senjata serta mengakhiri kekuasaan di Gaza.

Dikutip dari ANTARA, Tata meminta publik tidak hanya melihat deklarasi dari satu sudut. Menurutnya, dokumen tersebut merupakan hasil kesepakatan kolektif para peserta konferensi yang menyeluruh dan strategis. 

“Itu yang kita setujui, itu yang dibahas bersama, dan itu yang disepakati,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa deklarasi ini menandai dimulainya kembali pembahasan serius tentang solusi dua negara, yang sebelumnya nyaris tak terdengar selama satu dekade terakhir. 

“Sekarang semua pihak kembali menjadikan solusi dua negara sebagai perhatian utama. Dan semua sepakat bahwa inilah jalan damai yang perlu ditempuh,” ujarnya.

Tata juga menyinggung perkembangan signifikan dalam pengakuan internasional terhadap Negara Palestina. Menurutnya, dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, hanya tinggal satu negara yang belum memberikan pengakuan resmi. 

“Ini kemajuan besar. Kanada pun kini bersiap untuk mengakui Palestina,” ungkapnya.

Deklarasi New York sendiri secara tegas menyerukan penghentian perang di Gaza, pembukaan akses bantuan kemanusiaan, serta dukungan terhadap implementasi Arab-OIC Reconstruction Plan untuk membangun kembali wilayah Gaza. Inisiatif ini mendapatkan sambutan positif dari mayoritas negara anggota PBB.

Deklarasi ini menjadi penanda penting bahwa dunia internasional tengah membangun kembali pijakan untuk mewujudkan perdamaian abadi melalui solusi dua negara, sekaligus menggarisbawahi posisi strategis Indonesia dalam proses diplomatik ini.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore