
Bangunan Penjara Alcatraz yang berdiri di atas pulau yang bertebing terjal. (Mauro Lima/Unsplash)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan lewat unggahannya di Truth Social bahwa ia akan membuka dan membangun kembali Penjara Alcatraz.
Alcatraz sendiri dikenal sebagai salah satu penjara paling ketat di AS dan telah resmi ditutup lebih dari 60 tahun yang lalu.
"Saya memerintahkan Biro Penjara, bersama dengan Departemen Kehakiman, FBI, dan Keamanan Dalam Negeri, untuk membuka dan membangun kembali ALCATRAZ yang lebih luas untuk menampung pelaku paling berbahaya dan kejam di Amerika," tulis Trump ldalam unggahannya di akun Truth Social @realDonaldTrump pada Senin (5/5) waktu setempat.
Keinginan Trump untuk membuka kembali Alcatraz ini menunjukkan bahwa ia ingin menghidupkan kembali fungsi penjara tersebut, yaitu untuk menangani narapidana yang tidak bisa diatur.
Akan tetapi, Presiden AS ini masih belum memberikan rencana atau jadwal yang lebih jelas untuk pembukaan kembali penjara tersebut.
Trump dalam unggahannya juga menulis dengan berapi-api, "BANGUN KEMBALI DAN BUKA ALCATRAZ!"
Selain itu, ia juga menulis bahwa pembukaan kembali Alcatraz akan menjadi simbol hukum, ketertiban, dan keadilan.
Penjara di Amerika Serikat yang Melegenda
Alcatraz merupakan salah satu penjara di AS yang terkenal dan melegenda. Penjara ini terletak di Pulau Alcatraz, sekitar dua kilometer dari lepas pantai San Fransisco.
Alcatraz terkenal sebagai tempat yang penuh dengan penjahat terburuk dan kondisi yang keras serta tidak ada celah untuk melarikan diri.
Bahkan, salah satu upaya melarikan diri pada tahun 1962 yang dilakukan oleh tiga tahanan menjadi inspirasi film berjudul Escape From Alcatraz yang dibintangi oleh Clint Eastwood.
Dilansir dari laman Biro Penjara Federal Amerika Serikat, Pulau Alcatraz pertama kali digunakan sebagai situs militer AS pada tahun 1850 yang dilengkapi dengan benteng dan meriam.
Baca Juga: Pakistan Kecam Serangan Rudal India sebagai 'Tindakan Perang', Klaim Tembak Jatuh 5 Pesawat
Pada tahun 1909, benteng tersebut dirobohkan untuk dijadikan sebagai pondasi penjara militer yang baru. Penjara militer ini terus digunakan oleh Angkatan Darat AS hingga tahun 1933, ketika pulau tersebut akhirnya diserahkan kepada Departemen Kehakiman AS.
Pada akhirnya, pulau tersebut pun digunakan sebagai penjara dengan keamanan maksimum untuk menangani narapadina yang paling sulit diatur. Hal ini juga untuk menunjukkan ke publik bahwa pemerintah serius dalam menangani kejahatan yang marak terjadi pada saat itu.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
