
Kopiah merah atau zucchetto yang dikenakan oleh para kardinal saat prosesi konklaf. (Vatikan News)
JawaPos.com – Pemilihan Paus baru dalam Gereja Katolik bukanlah proses biasa. Prosedur ini disebut konklaf, sebuah tradisi sakral yang dijalankan dengan sangat ketat dan tertutup.
Kata “konklaf” berasal dari bahasa Latin cum clave, yang berarti “dengan kunci”, mencerminkan suasana tertutup dan penuh rahasia selama proses berlangsung.
Konklaf hanya diikuti oleh para kardinal yang berusia di bawah 80 tahun. Mereka dikenal sebagai kardinal elektor. Dalam konklaf tahun 2025 ini, ada 133 kardinal dari berbagai negara yang memiliki hak suara, termasuk Kardinal Ignatius Suharyo dari Indonesia. Jumlah ini melampaui batas ideal 120 kardinal, sebagaimana ditetapkan dalam dokumen resmi Gereja, namun tetap diperbolehkan oleh otoritas Takhta Suci.
Proses konklaf dimulai beberapa hari setelah Paus meninggal dunia. Gereja memasuki masa sede vacante atau kekosongan Tahta Suci. Para kardinal kemudian dikumpulkan di Vatikan dan menjalani rangkaian kegiatan rohani, termasuk Misa khusus untuk memohon bimbingan Roh Kudus dalam memilih Paus yang baru.
Seluruh kegiatan konklaf berlangsung di Kapel Sistina, tempat bersejarah yang terkenal dengan lukisan langit-langit karya Michelangelo. Setelah memasuki kapel, para kardinal dikunci dari dunia luar.
Mereka tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan siapa pun di luar konklaf. Segala bentuk akses informasi, termasuk ponsel dan internet, diblokir sepenuhnya demi menjaga kerahasiaan dan keabsahan proses pemilihan.
Dalam setiap sesi pemungutan suara, hasilnya akan diumumkan melalui asap dari cerobong Kapel Sistina. Jika Paus belum terpilih, maka akan muncul asap hitam. Namun jika sudah terpilih, asap putih akan mengepul—tanda bahwa dunia Katolik telah memiliki pemimpin baru.
Konklaf bukan hanya sebuah proses administratif, tetapi sebuah momen spiritual yang sangat penting bagi umat Katolik di seluruh dunia. Di dalam keheningan dan doa, para kardinal memilih gembala tertinggi Gereja yang akan membimbing umat dalam iman, harapan, dan cinta kasih.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
