
Mobil ambulans yang ada di Korea Selatan. (Yonhap)
JawaPos.com - Otoritas penyelamat Incheon menyatakan baru saja membantu seorang ibu hamil yang pingsan di bandara pada Senin (16/3). Ibu hamil itu dievakuasi ke ambulans menuju ke rumah sakit. Di perjalanan ibu hamil itu melahirkan di dalam ambulans. Diketahui, ibu hamil itu sempat ditolak oleh sejumlah rumah sakit di Korea Selatan.
Dilansir koreaherald.com, perempuan tersebut berkewarganeragaan Vietnam dan berusia sekitar 30-an tahun.
Menurut Dinas Pemadam Kebakaran Incheon, evakuasi itu berlangsung setelah ada laporan dari warga setempat bahwa ada seorang pingsan di Terminal 1 Bandara Internasional Incheon pada Minggu (16/3). Tepatnya sekitar pukul 12.20 siang waktu setempat.
Petugas penyelamat semula berupaya membawa korban ke Rumah Sakit Universitas Inha. Tetapi staf rumah sakit mengaku tidak bisa menerima pasien. Sementara ibu itu ditempatkan di unit gawat darurat (UGD) Rumah Sakit Universitas Inha. Ketika petugas mencari alternatif rumah sakit lain, sang ibu mengalami pecah ketuban dan melahirkan di dalam ambulans.
Akhirnya warga Vietnam itu melahirkan bayi laki-laki. Ketika bayi sudah lahir, sang ibu baru mendapat perawatan dari pihak RS.
Ada beberapa kasus sejak tahun lalu, di mana ambulans yang membawa pasien gawat darurat kesulitan menemukan rumah sakit, di tengah kekurangan staf secara nasional yang dipicu oleh pemogokan tenaga medis yang sedang berlangsung.
Data pada bulan Februari dari Badan Pemadam Kebakaran Nasional menunjukkan, bahwa ada 104 kasus di mana ambulans ditolak oleh rumah sakit yang mereka tuju selama liburan Tahun Baru Imlek tahun ini.
Jumlah kasus ini jauh lebih banyak, daripada 47 kasus pada musim liburan yang sama tahun lalu, atau 51 kasus pada periode yang sama pada tahun 2023 dan keduanya sebelum pemogokan tenaga medis.
Para dokter melakukan aksi mogok massal mulai 20 Februari 2024, untuk memprotes rencana pemerintah menaikkan kuota pendaftaran di sekolah kedokteran di Korea Selatan, sebanyak 2.000 kursi dalam satu tahun.
Pemerintah Korea Selatan pada awal bulan ini, mengumumkan bahwa mereka akan menarik kembali rencana kenaikan tersebut, dan mempertahankan jumlah pendaftaran saat ini di angka 3.058.
Tetapi hanya dengan syarat, bahwa semua mahasiswa kedokteran yang saat ini sedang cuti harus kembali ke studi mereka pada akhir Maret 2025.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
