
Gambar perwakilan Indonesia di UNCOPUOS ke-61 di Wina (brin.go.id)
JawaPos.com - Emanuel Sungging Mumpuni selaku Kepala Pusat Riset Antariksa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyampaikan general statement Pemerintah Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan pada sidang Scientific and Technical Subcommittee (STSC) yang ke-61 United Nations Committee on the Peaceful Uses of Outer Space (UNCOPUOS) pada hari Rabu (31/1) di Wina.
Dilansir dari brin.go.id, Selasa (6/2), Emanuel Sungging Mumpuni mengucapkan terima kasih pada Kantor Urusan Luar Angkasa PBB, Office of Outer Space Affair (OOSA) karena telah memberikan fasilitas Indonesia untuk berpartisipasi di dalam program luar angkasa PBB.
Terkait penanggulangan bencana berbasis sistem antariksa, tahun lalu Indonesia telah memperbarui Memorandum of Understanding (MoU) dengan OOSA.
Hal tersebut memungkinkan BRIN untuk menyediakan layanan data serta informasi berbasis luar angkasa Indonesia Regional Support Offices - United Nations Platform for Space-based Information for Disaster Management and Emergency Response (RSO-UNSPIDER).
Emanuel Sungging Mumpuni berharap, OOSA dapat mempertahankan format hybrid program peningkatan kapasitas.
Selain itu, Indonesia juga mendukung program Kelompok Kerja Nuclear Power Source (NPS).
Emanuel Sungging Mumpuni menyatakan bahwa di dalam diskusi harus inklusif terlibat dengan International Atomic Energy Agency (IAEA).
Tidak hanya itu, keterlibatan juga kepada negara-negara yang telah memiliki pengalaman menggunakan reaktor fisi nuklir, sistem tenaga tipe baru, dan radioisotop.
Emanuel Sungging Mumpuni menambahkan bahwa, Indonesia mendukung terkait diskusi untuk mengimplementasikan Pedoman Long Term Sustainability of Outer Space (LTS).
Termasuk dukungan penuh terhadap Lokakarya tentang Keberlanjutan Jangka Panjang Kegiatan Luar Angkasa yang ke-61.
Perwakilan Indonesia menyatakan pandangan bahwa, (GSO) atau Orbit Geostasioner, merupakan sumber kekayaan alam yang bernilai strategis dan ekonomi.
Oleh karena itu, GSO harus dimanfaatkan secara rasional, efisien, seimbang, dan adil, dengan mematuhi hukum internasional, hingga menghindari risiko kejenuhan.
Emanuel Sungging Mumpuni menegaskan untuk merekomendasikan UNCOPUOS dalam mempertimbangkan kembali tata kelolah GSO, terkait risiko tersebut.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
