
Puluhan roket milik Hizbullah diluncurkan ke pos militer Israel sebagai balasan usai mendapat serangan udara./AFP
Jawapos.com - Ketegangan yang terjadi antara tentara Israel dengan militan Hizbullah di Lebanon terus meningkat.
Kamis (23/11), Kelompok militan Hizbullah Lebanon menembakkan puluhan roket ke pos-pos militer di Israel utara sehari setelah serangan udara Israel terhadap sebuah rumah di Lebanon selatan.
Sebelumnya, Jet tempur IDF pada Rabu malam menargetkan sebuah rumah di Beit Yahoun di distrik Bint Jbeil, 105 km dari Beirut.
Serangan tersebut berhasil menewaskan beberapa pemimpin Al-Radwan, unit elit Hizbullah dan lima pejuang senior kelompok itu, termasuk putra seorang anggota parlemen Hizbullah yang memimpin partai tersebut.
Kematian seorang pejuang membuat jumlah korban tewas bertambah menjadi 78 orang.
Pihak militan Hizbullah mengatakan, mereka meluncurkan roket Katyusha dan peluru kendali ke lebih dari 14 lokasi dan pos militer Israel sebagai tanggapan atas serangan jet tempur IDF sehari sebelumnya.
Mereka menargetkan unit infanteri Israel di situs Al-Dhaira dan di Jal Al-Alam, di seberang Al-Naqoura.
Mereka juga menyerang pos terdepan di Birkat Risha dan Metula, penempatan infanteri Israel di pemukiman Sa’saa, divisi tank di Al-Raheb, serta meluncurkan 48 roket Katyusha ke markas Brigade Infanteri ke-3 Divisi ke-91.
Puluhan roket ini diluncurkan ke Israel dengan alasan balasan terhadap serangan yang menewaskan warga sipil di Lebanon ujar pemimpin Hizbullah, Hasan Nasrallah.
Hashim Safi Al-Din, ketua dewan eksekutif Hizbullah mengatakan, perlawanan pihaknya telah membuktikan kekuatan yang tidak mudah dihancurkan.
“Semua yang kami cari dalam pertempuran ini, dan apa yang ingin dikatakan oleh para perlawanan dan para martir kami adalah bahwa kami ingin mengakhiri ketidakadilan yang dialami oleh kaum tertindas di Gaza, dan memberitahu perlawanan tersebut, rakyat Gaza dan seluruh dunia. bahwa orang-orang yang tertindas ini tidak sendirian,” ujarnya Hashim Safi Al-Din.
Sementara itu, serangan puluhan roket dari Lebanon tersebut telah membuat pihak Israel kalang kabut.
Sirine beberapa kali dibunyikan di wilayah Galilea Panhandle dan Galilea Atas.
Meski 35 roket berhasil dicegah oleh pertahanan udara, namun serangan ini telah membuat IDF meningkatkan kewaspadaan terhadap Lebanon.
Ketegangan yang terjadi antar dua negara telah meluas sejak (8/10) silam. Pasukan Israel telah menyerbu wilayah Al-Olleik di pinggiran desa Al-Bustan–Yarin, dan juga menembaki pinggiran desa Tayr Harfa Rmaych, Yaroun dan Ain Ebel.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
