
Patung seram yang mengundang kontroversi dan keresahan warga Bangkok, Thailand, itu diminta dipindahkan atau dihancurkan. (bangkok post)
JawaPos.com – Sebuah patung seram dengan ukuran besar berwarna hitam memicu kontroversi hingga diminta warga untuk disingkirkan. Patung itu menampilkan sosok dengan mata melotot, bersayap, bertaring emas dengan cakar merah di jalanan Kota Bangkok.
Dikutip dari Bangkok Post, patung seram tersebut menjadi perdebatan publik. Masyarakat kemudian meminta pihak berwenang di Kota Bangkok agar melakukan penyelidikan kepada pembuat patung seram tersebut.
Patung yang mirip gargoyle itu dibentuk dengan pose duduk bersila. Sebagian orang meyakini patung itu sebagai dewa kekayaan. Patung itu dipasang awal bulan ini di luar sebuah hotel bintang empat di tengah Kota Bangkok.
Ibu kota Thailand ini memang dikenal memiliki kuil yang tak terhitung jumlahnya. Bahkan kuil tersebut dibangun untuk menghormati roh dan dewa bagi kepercayaan masyarakat Thailand. Banyak orang berdoa dan meninggalkan persembahan dengan keyakinan bahwa para dewa akan campur tangan dan membawakan mereka keberuntungan.
Namun, tidak dengan patung seram tersbeut. Sebagian orang memang menganggap patung itu sebagai dewa kekayaan, tapi bagi warga yang menganut agama Buddha, patung itu dianggap asusila dan menimbulkan kontroversi.
Ada seruan bagi masyarakat setempat agar patung seram tersebut dipindahkan atau bahkan dimusnahkan pada 9 Agustus 2023.
"Apabila ingin menyembah sesuatu, terutama patung kepada para dewa atau roh harus datang dengan kepercayaan Buddha," kata dewan seniman untuk promosi agama Buddha Thailand dikutip dari Channel News Asia.
"Mereka bahkan tidak bisa menjawab apa patung itu, Anda tidak bisa hanya membuat sesuatu secara acak dan menyembahnya, itu tidak ada dalam kitab suci agama Buddha," tambah pernyataan dewan tersebut.
Patung seram itu dibangun oleh sebuah pabrik di Nakhon Pathom sebelah barat Bangkok. Keberadaan patung itu sempat viral di Thailand, terutama saat patung itu sempat tersangkut di jembatan selama perjalanannya di Bangkok.
Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, memerintahkan penyelidikan terhadap patung yang meresahkan masyarakat tersebut. Pihaknya tak bisa berbuat banyak karena patung itu berada di tanah milik hotel. Namun, seorang pejabat kota mengatakan mereka menyarankan hotel untuk menutupi patung itu dengan sesuatu agar tidak menakut-nakuti turis dan masyarakat di Bangkok.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
