Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2023 | 12.30 WIB

Bom Atom Diledek Lewat Meme 'Barbenheimer', Warga Jepang Marah, Ogah Tonton Film Barbie

Bendera negara Jepang. Warga Jepang sedang marah akibat meme Barbenheimer yang ditampilkan sebagai candaan bom atom di media sosial Twitter. - Image

Bendera negara Jepang. Warga Jepang sedang marah akibat meme Barbenheimer yang ditampilkan sebagai candaan bom atom di media sosial Twitter.

JawaPos.com - Warga Jepang sedang marah akibat meme Barbenheimer yang ditampilkan sebagai candaan bom atom di media sosial Twitter. Terlebih akun resmi Warner Bros Amerika Serikat malah ikut menjadikan meme tersebut sebagai hal yang lumrah.

Atas reaksi tersebut warga Jepang pun enggan menonton film Barbie. Meme yang paling dikritisi oleh warga Jepang adalah saat Margot Robbie digendong oleh Robert Oppenheimer di kota yang sedang terbakar karena bom atom. Akun resmi film Barbie ikut berkomentar dalam captionnya: "Ini akan jadi musim panas untuk diingat".

Kelakuan akun Barbie tersebut membuat tagar #NoBarbenheimer trending nomor satu di Negeri Sakura. Barbie sendiri akan rilis pada 11 Agustus di Jepang, 5 hari usai peringatan 78 tahun serangan bom atom di Hiroshima. Sedangkan Oppenheimer belum mendapatkan jadwal tayang di Jepang.

Kendati akun resmi Warner Bros sudah meminta maaf, hal itu dirasa belum cukup dan masih membuat sebagian warga Jepang kesal. Maki Kimura misalnya, penonton berusia 43 tahun tersebut awalnya ingin menonton Barbie karena penasaran jalan cerita film tersebut. Namun semenjak adanya meme tersebut ia enggan menonton karena seperti meledek negeri Jepang yang pernah menjadi korban bom atom.

Meme yang paling dikritisi oleh warga Jepang adalah saat Margot Robbie digendong oleh Robert Oppenheimer di kota yang sedang terbakar karena bom atom.

"Saya sangat mencintai Barbie sebenarnya, namun kita tidak bisa tinggal diam tentang bom atom. Bahkan jika orang atau hal favorit kita ingin mengubah pendapat mengenai tragedi tersebut," ucapnya dikutip dari Scmp.com

"Ini sangat tidak lucu membuat lelucon tentang nuklir dan membuat cerita tentang pengeboman Hiroshima dan Nagasaki yang menewaskan begitu banyak orang," tambah Jeffrey Hall seorang dosen studi Jepang di Kanda University of Internasional Studies.

Di seluruh televisi Jepang, serial dokumenter dan film diputar secara teratur pada minggu-minggu jelang peringatan pengeboman Amerika Serikat. Fokusnya pada penderitaan mereka yang terkena ledakan nuklir dan radiasi agar selalu dikenang.

Beberapa pengguna dan kritikus media sosial juga mengkritik tidak adanya korban bom atom Jepang di film Oppenheimer. Dalam pembelaanya, Sutradara Christoper Nolan mengatakan cerita di film adalah berdasarkan pandangan Oppenheimer yang tak melihat langsung ledakan bom atom di Jepang saat itu.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore