
ILUSTRASI. Banyak kota di Italia termasuk Codogno telah menutup toko dan sekolah. (AFP / Miguel MEDINA)
JawaPos.com - Perdana Menteri Italia mengumumkan sejumlah kebijakan darurat menyusul adanya 2 kasus kematian akibat virus korona dari Wuhan, Tiongkok. Kebijakan ketat salah satunya larangan bagi siapapun memasuki atau meninggalkan Coronavirus hotspot di negara itu. Apalagi jumlahnya meningkat tajam menjadi 79 kasus terinfeksi pada Sabtu (22/2).
"Di zona-zona yang dianggap sebagai hotspot, baik masuk atau keluar tidak akan diizinkan tanpa izin khusus," kata Perdana Menteri Giuseppe Conte selama konferensi pers seperti dilansir dari Channel News Asia, Minggu (23/2).
Wabah Italia terkonsentrasi di wilayah utara Lombardy. Pejabat menegaskan total kasus yang dikonfirmasi menjadi 79 orang dari angka sebelumnya yakni 39 di Lombardy, 12 di Veneto, dan 3 di Roma.
Pihak berwenang di wilayah utara Lombardy dan Veneto telah menutup sekolah-sekolah serta melarang acara-acara publik. Sementara perusahaan-perusahaan dari pemilik Ray-Ban, Luxottica, hingga UniCredit mengatakan kepada para pekerja yang tinggal di daerah-daerah yang paling parah agar tinggal di rumah.
Lombardy dan Veneto mewakili jantung industri Italia dan bersama-sama menyumbang 30 persen dari output domestik bruto. Surat kabar Corriere della Sera melaporkan bahwa virus itu juga telah diidentifikasi di Milan, kota terbesar di Lombardia dan pusat keuangan Italia.
"Penularan virus ini sangat kuat dan sangat ganas," kata kepala kesehatan Lombardia Giulio Gallera pada konferensi pers sebelumnya.
Conte memperingatkan bahwa tindakan pembatasan akan berlangsung selama beberapa minggu, sesuai dengan lamanya waktu virus diinkubasi. Sekitar 50 ribu orang, sudah diminta untuk tinggal di rumah oleh otoritas setempat.
Pertandingan Sepak Bola Italia Berdampak
Pihak berwenang Italia juga telah memerintahkan penundaan tiga pertandingan sepak bola Serie A pada hari Minggu. Dia mendesak semua penduduk untuk tidak perasaan panik.
Kematian pertama adalah terjadu pada perempuan berusia 76 tahun yang ditemukan tewas di rumahnya 50 km selatan Milan pada hari Kamis dan dinyatakan positif terkena virus Korona. Lalu seorang pria 78 tahun meninggal karena infeksi di sebuah rumah sakit di dekat Padua pada Jumat malam.
Penyelenggara pameran perdagangan kacamata terbesar di dunia, MIDO, mengatakan pada hari Sabtu bahwa keadaan darurat virus Korona telah mendorong mereka untuk menunda acara hingga akhir Mei. Padahal pekan raya dijadwalkan berlangsung di Milan dalam seminggu.
Perdana Menteri Giuseppe Conte mengataka, pemerintah Italia siap untuk mempertimbangkan langkah-langkah lebih lanjut. Italia adalah negara zona euro pertama yang menangguhkan semua penerbangan langsung ke dan dari Tiongkok. Ini dilakukan setelah dua wisatawan Tiongkok dari kota Wuhan dinyatakan positif di Roma pada akhir Januari

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
