
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada hari Minggu (30/10) menyusuri lokasi tragedi Halloween, Itaewon, Seoul. Reuters
JawaPos.com - Presiden Korea Selatan langsung terjun lokasi tragedi Halloween, Itaewon, Seoul. Perkembangan terbaru, kejadian yang diakibatkan berdesak-desakan itu telah menewaskan 151 orang, kebanyakan remaja dan dewasa muda.
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol pada hari Minggu (30/10) menyusuri lokasi. Yoon juga mengumumkan masa berkabung nasional.
"Masa berkabung sampai penanganan kecelakaan selesai," tegasnya seperti laporan CNN, Minggu (30/10).
Korban tewas meningkat menjadi 151, 19 warga negara asing tewas. Sebanyak 82 lainnya terluka.
Yoon menyatakan belasungkawa kepada para korban. Ia mendesak pemulihan yang cepat bagi yang terluka.
"Ini benar-benar tragis," katanya dalam sebuah pernyataan seperti laporan Reuters.
"Tragedi dan bencana yang seharusnya tidak terjadi terjadi di jantung kota Seoul tadi malam," ungkapnya.
Warga negara asing sudah dipastikan tewas berasal dari Iran, Norwegia, Tingkok dan Uzbekistan di antara yang tewas. Kepala Pemadam Kebakaran Yongsan Choi Seong-bum memastikan hal itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
