Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Mei 2022 | 12.20 WIB

Novelis AS yang Menulis Kisah Pembunuhan Didakwa Telah Bunuh Suami

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – ”Jika pembunuhan itu bertujuan membuat saya bebas, saya tentu tidak ingin menghabiskan waktu di penjara. ” Kalimat itu adalah sepenggal artikel berjudul How to Murder Your Husband (Bagaimana Cara Membunuh Suamimu, Red) karya Nancy Crampton Brophy pada 2011.

Novelis Amerika Serikat tersebut menulis bahwa orang yang membunuh pasangannya pasti menjadi tersangka utama. Karena itu, perempuan pembunuh tersebut harus terorganisasi, kejam, dan pintar. Tujuannya satu, lolos dari penjara.

Kini, sebelas tahun kemudian, Nancy duduk di peradilan. Dia didakwa telah membunuh suaminya, Daniel Brophy. Pembunuhan dilakukan 2 Juni 2018 di Oregon Culinary Institute. Daniel berprofesi sebagai chef di tempat itu. Dia ditembak dua kali di dapur sebelum akhirnya tewas. Kamera CCTV menangkap gambar minivan milik Nancy berada di luar gedung tersebut hampir bertepatan dengan waktu pembunuhan.

”Anda ada di sana di waktu yang sama ketika seseorang menembak suami Anda dengan senjata api yang sama persis dengan milik Anda. Kini senjata itu hilang secara misterius,” ujar jaksa Shawn Overstreet dalam persidangan di Pengadilan Multnomah County Selasa (17/5) seperti dikutip Agence France-Presse. Nancy diketahui membeli senjata di e-Bay. Senjata yang bisa menjadi petunjuk pembunuhan itu kini hilang tanpa jejak.

Versi penyelidik, Nancy tengah kesulitan untuk membayar hipotek sebelum kematian sang suami. Tapi, Nancy tidak pernah telat membayar 10 asuransi jiwa Daniel. Jika diklaimkan, jumlahnya mencapai USD 1,4 juta atau setara Rp 20,5 miliar.

Nancy mengaku tidak ingat pernah berada di lokasi pembunuhan. Penulis 71 tahun tersebut bersikukuh bahwa dirinya hanya mengemudi keliling untuk mencari inspirasi. Dia juga menampik pertanyaan jaksa, barangkali dia telah lupa membunuh suaminya sendiri.

”Ini bukan pria yang bisa saya tembak karena saya punya masalah ingatan. Tampaknya jika saya menembaknya, saya akan mengingat semua detailnya,” bantah penulis serial novel Wrong Never Felt So Right tersebut.

Editor: Edy Pramana
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore