
Photo
JawaPos.com - Pemerintah Meksiko mengirim 400 tentara yang tergabung dalam pasukan elite ke kota Culiacan sebelah utara. Mereka ditugaskan untuk berpatroli di wilayah negara bagian Sinaloa tersebut. Selain itu, para tentara juga mendapat tugas untuk menangkap anggota kartel narkoba dan pemimpin mereka yakni Ovidio Guzman yang merupakan putra dari Joaquin "El Chapo" Guzman.
Pengiriman 400 pasukan elite itu dilakukan setelah anggota kepolisian gagal melaksanakan misi menangkap Ovidio pada Kamis (17/10). Sejumlah pria bersenjata senapan mesin yang merupakan anggota kartel narkoba dan merupakan anak buah Ovidio, menyerang para polisi yang telah mengamankan bos mereka. Dalam serangan tersebut, kelompok bersenjata berhasil mengalahkan polisi dan membuat polisi mundur. Polisi pun akhirnya melepaskan kembali Ovidio dan gagal menahannya.
Seperti dilansir Al Jazeera, serangan brutal para anggota kartel narkoba tersebut menewaskan 9 orang. Namun, polisi tidak memperinci 9 korban tewas apakah seluruhnya dari polisi atau ada warga sipil atau anggota kartel.
Langkah pemerintah Meksiko dengan menerjukan tentara sebagai upaya untuk membuat kondisi di Culiacan tenang. Selain itu, apabila ada kesempatan, mereka juga diberi tugas untuk menangkap Ovidio dan anggota-anggota kartel narkoba lainnya. Pemerintah khawatir andai dibiarkan, para anggota kartel semakin berani ke pihak kepolisian.
Menteri Pertahanan Meksiko, Alfonso Duraso mengakui bahwa operasi pada Kamis (17/10) lalu itu direncanakan dengan buruk. Sementara itu, Jaksa Agung Alejandro Gertz menegaskan akan melakukan penyelidikan karena ada dugaan keterlibatan pejabat pemerintah dalam insiden tersebut. .
"Ini bukan hanya tentang tindakan satu petugas kepolisian atau seorang kriminal. Kami akan menganalisis semua fakta untuk mengklarifikasi kejahatan apa yang mungkin telah dilakukan, kemudian menuntut dan menghukum mereka, tanpa kecuali," sebut Gertz seperti dilansir Al Jazeera.
Di sisi lain, Presiden Andres Manuel Lopez Obrador mendukung keputusan polisi untuk melepaskan kembali Ovidio pada Kamis (17/10) saat mereka diserang. Pertimbangannya akan banyak jatuh korban andai polisi tetap membawa dan menangkap Ovidio.
"Tidak hanya para penjahat yang juga manusia dan polisi yang harus kita lindungi, tetapi juga warga sipil," sebut Obrador.
Dalam sebuah survei oleh lembaga GCE, lebih dari 63 persen responden mengatakan percaya para penyelundup dan kartel narkoba lebih kuat daripada pemerintah. Ini jelas menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi pemerintah Meksiko.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
