Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Juli 2021 | 15.01 WIB

Xi Jinping: Tiongkok jadi Super Power Dunia dalam 30 Tahun Mendatang

AWAS: Presiden Tiongkok Xi Jinping berpidato di Hotel Soltee di Kathmandu, Nepal, akhir pekan lalu. (BIKASH DWARE/THE RISING NEPAL VIA AP) - Image

AWAS: Presiden Tiongkok Xi Jinping berpidato di Hotel Soltee di Kathmandu, Nepal, akhir pekan lalu. (BIKASH DWARE/THE RISING NEPAL VIA AP)

JawaPos.com - Presiden Tiongkok Xi Jinping meyakini Tiongkok akan berkibar dan gemilang dalam 30 tahun mendatang. Dia yakin Tiongkok bakal menjadi negara super power di dunia.

Keyakinan itu disampaikannya saat memuji pencapaian Partai Komunis Tiongkok (CPC). Dengan percaya diri Xi menyatakan tujuan masa depannya pada saat puluhan ribu orang berkumpul di Beijing untuk merayakan ulang tahun CPC yang ke-100 pada Kamis (1/7).

"Kami sekarang berbaris dengan percaya diri menuju tujuan 100 tahun kedua membangun Tiongkok menjadi negara sosialis modern yang hebat dalam segala hal merujuk peringatan seratus tahun Republik Rakyat Tiongkok pada tahun 2049," kata Xi seperti dilansir News Week.

Baca juga: Pidato Presiden Tiongkok Xi Jinping Bikin Taiwan Geram dan Meradang

Xi memuji sejarah awal partai, termasuk akar kelas pekerjanya yang sederhana di tahun-tahun setelah Revolusi Oktober Rusia. Pidato pemimpin Tiongkok itu juga menangkis penindasan kekuatan asing.

Dia menyebutkan pemberantasan kemiskinan sebuah hal absolut. Setiap warga di sana sekarang hidup di atas standar negara sebesar 2.300 yuan atau USD 355 per tahun.

Baca juga: Asing Ikut Campur, Xi Jinping: 1,4 Miliar Penduduk Tiongkok Siap Lawan

Xi mengatakan Tiongkok beralih dari ekonomi tertutup dan terencana ke ekonomi sosialis pasar terbuka dan akhirnya menjadi yang terbesar kedua di dunia pada 2010. Dia membangkitkan ekonomi reformasi dan keterbukaan mendiang pemimpin Tiongkok, Deng Xiaoping.

"Tiongkok telah mengikuti perkembangan zaman," tambah Xi.

Dalam pidatonya selama satu jam, Xi mengatakan CPC telah membantu Tiongkok mengatasi subversi, sabotase, dan provokasi bersenjata oleh kekuatan imperialis dan hegemonik. "Hanya sosialisme yang bisa menyelamatkan Tiongkok. Hanya sosialisme dengan karakteristik Tiongkok yang bisa membangun Tiongkok," kata Xi.

"Kita harus menjunjung tinggi kepemimpinan partai secara keseluruhan dan terus meningkatkan kepemimpinannya," imbuh Xi.

Xi menekankan pentingnya kekuatan militer dan strategi militer saat Tiongkok memulai fase pembangunan berikutnya. Dan, pembangunan berkelanjutan dengan kekuatan berbasis militer.

"Kepemimpinan mutlak partai atas angkatan bersenjata adalah yang terpenting seperti kesetiaan pasukannya," jelasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore