
Photo
JawaPos.com - Belanda yang telah memulai pelonggaran akhirnya mengizinkan beberapa bisnis lain untuk buka. Terbaru adalah rumah bordil dan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang diizinkan kembali beroperasi. Keputusan itu bisa mulai dilakukan pada 1 Juli, bukan pada September seperti rencana awal.
Kabar itu tentu saja disambut baik oleh kalangan bisnis perhotelan dan industri pelacuran. Namun, mereka tetap bingung soal aturan. Mereka kecewa karena batasan jaga jarak aman minimal 1,5 meter tetap berlaku.
"Semua orang sangat senang kami bisa membuka lagi, karena kami tidak punya uang lagi," kata Ketua Kelompok Red Light United, Felicia Anna, kepada Telegraaf.
"Namun, kami tidak mengharapkan jarak diberlakukan karena profesi kami adalah sebuah profesi yang tidak dapat menghindari kontak dekat," tambahnya.
Dilansir dari Dutch News, Jumat (26/6), Perdana Menteri Mark Rutte mengatakan situasi yang dihadapi PSK telah dibahas secara serius dengan para pakar pemerintah. Protokol kesehatan harus tetap dipatuhi.
"Kami punya waktu seminggu dan saya berharap semuanya akan normal lagi pada 1 Juli," kata Anna.
Sauna juga diizinkan untuk dibuka kembali dua bulan lebih awal dari yang direncanakan. Pemerintah juga telah memutuskan bahwa tidak boleh ada batasan pada jumlah orang yang menghadiri bioskop dan konser. Namun, perusahaan konser dan teater kecewa karena aturan jaga jarak 1,5 meter tetap diberlakukan. Artinya kapasitas tamu hanya bisa 20 persen.
Direktur komersial Ziggo Dome Danny Damman mengatakan kepada Volkskrant bahwa dia tetap pesimis. Tempatnya memiliki kapasitas untuk 16 ribu orang tetapi hanya dapat menerima 3 ribu karena pembatasan. Tentu pemasukan masih menurun.
Kafe dan restoran juga diberikan kelonggaran tapi tetap sama aturannya seperti teater. Sebab Aahli virologi mengatakan bahwa sangat penting untuk tetap pada aturan 1,5 meter untuk mencegah penularan wabah Covid-19.
"Dua hal penting dalam menghentikan penyebaran virus Korona adalah tinggal di rumah jika Anda sakit dan menjaga jarak sosial," kata profesor Universitas Maastricht Christian Hoebe kepada Financieele Dagblad.
Virus ini telah menyebar terutama di acara-acara besar dan dari orang ke orang. Lalu faktor risiko lainnya yang memicu penularan adalah seberapa dekat dengan seseorang dan dalam ruang yang seperti apa.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=7EOKPMZvfqE
https://www.youtube.com/watch?v=hMO48-gB5WI
https://www.youtube.com/watch?v=tkiyPoh5HBY

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
